Koramil 1606-09 Ampenan Wilayah Kota Tua

Mataram-Kota Ampenan yang Masih menyimpan sejarah kejayaannya sebagai Kota Perniagaan dibawah tahun 90 an menyisakan bukti bukti bangunan Tua kepabeanan dan puing puing dermaga Tua bekas kolonial Belanda yang luluh lantak setelah dibombardir tentara sekutu puluhan tahun silam.
Ampenan yang didominasi keturunan Arab,danTonghoa yang mengambil peran Perniagaan sementara Melayu dan Bugis mendominasi permukiman pantai sebagai nelayan hingga kini masih ada.
Meskipun sebagai bangunan Tua milik keturunan tionghoa telah mengalami pemugaran disejumlah sudut ruang Kota Ampenan, namun nuansa Kota Tua Ampenan Masih kental dengan bahasa khasnya Arab Melayu.
Koramil 1606-09 Ampenan yang bertanggungjawab atas wilayah tersebut terus melakukan pengawasan dan pembinaan melalui pola pendekatan kekeluargaan.

Selain kecamatan Ampenan masih ada kecamatan Sekarbela yang terkenal dengan sentra kerajinan emas dan mutiara terus merangkak maju.
2 Kecamatan dibawah pengawasan Koramil 1606-09 Ampenan tersebut terdiri dari 15 kelurahan dengan Luas wilayah seluruhnya mencapai 38493,78 km2 dengan jumlah penduduk  91.876 KK. Koramil 1606-09 Ampenan yang diresmikan tahun 2013 tersebut didukung dengan kekuatan personil 26 termasuk Babinsa yang tersebarditiap kelurahan terus bergerak melakukan pendampingan dan penyuluhan wawasan kebangsaan dalam memperkuat jejaring teritorial diwilayahnya dibawah komando Kapt. Inf. Jamuhur, S.Sos., sebagai Danramil 1606-09 Ampenan. 
"Menghadapi warga Ampenan dengan karakter asli nelayan membutuhkan kesabaran dan lapang dada dalam melakukan pembinaan sehingga harus dengan pendekatan kekeluargaan", tutur Jamuhur disela sela kesibukannya.(N3G)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru