Pokdarwis “Bukit Bintang” Dikukuhkan


Giri Menang, KM.- Dalam rangka mendukung jalannya pariwisata desa, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Bintang, Desa Gelangsar, Kecamatan Gunungsari, Rabu (3/4).

Pokdarwis Bukit Bintang, dinilai mampu mengembangkan wisata desa dan desa wisata khususnya di Desa Gelangsar. Untuk itu, Fauzan berharap, Pokdarwis ini harus mampu mengembangkan segala potensi yang ada di desa. Semuanya untuk pengembangan kepariwisataan.

”Selamat kepada pengurus yang dilantik. Tapi jangan setelah dikukuhkan, sebulan kemudian bubar,” pesan Fauzan dihadapan pejabat setingkat camat, toga dan toma desa setempat.

Pada kesempatan itu, Fauzan mengajak seluruh elemen di desa Gelangsar yang dimotori oleh Pokdarwis Bukit Bintang, agar mulai dari menata kebersihan lingkungan, menata apa yang bisa dilakukan dengan bergotong royong. Hal itu disamapikan Fauzan usai mengukuhkan 69 anggota Pokdarwis Bukit Bintang di halaman Kantor Desa Gelangsar.

Kata Fauzan, melihat tren wisata desa saat ini sudah banyak yang berkembang, Pokdarwis Bukit Bintang harus dapat maju dan berinovasi. Karena Lombok Barat, sejak tahun 2016 lalu, terpilih sebagai Sustainable Tourism Observatory (STO) atau Destinasi Pengamatan Pariwisata Berkelanjutan. Prestasi ini diberikan bersana dua daerah lain yakni Sleman dan Pangandaran.

"Desa Sesaot, Buwun Sejati dan Pakuan itu sudah mendapatkan sertifikat dari PBB dan diakui dunia. Bahkan Bank Dunia turut membantu dalam pengembangan wisata di sana,”sebut bupati. Sekarang, Pokdarwis Bukit Bintang di Desa Gelangsar ini, diharapkan bisa berinovasi. Begitu juga dengan kepala Desa Gelangsar, harus sering koordinasi dan komunikasi dengan dinas terkait untuk mendapatkan bantuan.

“Kalaupun anggaran daerah tidak ada, kita akan minta di pemerintah pusat,” katanya mengingatkan.

Usai pengukuhan, Ketua Pokdarwis Bukit Bintang, Suad mengatakan, dengan rasa penuh optimis, tokoh pemuda Desa Gelangsar ini yakin, desanya diharapkan mampu memajukan dan mengembangkan destinasi wisata sepertidesa lain di Lombok Barat.

“Keberhasilan desa, tergantung dari gerkan positif para pemuda. Desa kami boleh paling pingggir, tapi jangan kalah dalam berkarya dan berinovasi,” sebut Suad optimis.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru