Istana Diatas Puing

KM. Sambang Kampung- Gempa yang meluluhlantahkan Desa Labuhan Pandan Kecamatan Sambelia membuat rumah penduduk hancur dan hampir tidak ada yang tersisa. Pemandangan Desa Labuhan Pandan setelah gempa yang berskala 7,0 SR sangat mengerikan, sepertinya baru saja terjadi peristiwa yang sangat dahsat, puing-puing bangunan berserakan dimana-mana. Pandangan mata masyarakat yang melihat rumahnya hancur terlihat sayu seakan-akan terlihat pasrah dengan cobaan ini. Terlihat sambil mengais dan mencari barang yang tersisa mereka ambil dan kumpulkan satu persatu. Terkadang terlihat setetes air mata di wajah mereka.

Suatu peristiwa besar yang menggugah rasa sosial masyarakat dari seluruh penjuru untuk membantu sesama. Kebersamaan inilah membuat masyarakat Labuhan Pandan merasa tidak sendiri menghadapi masalah ini. Mereka merasa mempunyai banyak saudara yang dapat menghibur disaat sedih seperti ini dan saat itulah mulai terlihat senyum ceria dibibirnya. Mulailah Bangkit dengan membuat Istana diatas puing-puing yang dikenal dengan HUNTARA (Rumah Hunian Sementara).

Huntara adalah tempat tinggal yang paling aman dari gempa saat ini, bentuknya sederhana namun membuat penghuninya tinggal dengan aman dan nyaman meskipun ukurannya kecil. Huntara bagi mereka saat ini merupakan Hotel yang ternyaman yang pernah dirasakan seelah bencana gempa terjadi. Meskipun diatas puing-puing bangunan namun sekarang mereka melengkapinya dengan dempat usaha sebagai usaha penyambung hidup.

Harapannya adalah bencana cepat berakhir, sehingga mereka mampu membuka usaha untuk keberlanjutan hidupnya. Huntara dirancan juga dengan tempat usaha misalnya tempat pengisian bensin, usaha jual es, jual nasi, counter HP dan lain sebagainya. Mereka tidak mau menyerah dengan keadaan ini. Mari saling membantu dengan saudara kita yang terkena musibah. (Uyik)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru