Guru MAN2 Kota Bima Wakili NTB Di JPI Nasional 2018

Kota Bima – Riana Herlina, Guru bahasa Inggris Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima terpilih sebagai salah satu peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) Tahun 2018. JPI Tahun 2018 berlangsung selama 7 hari, yakni: tanggal di Provinsi bertempat di Sport Center Gelanggang Olahraga Junung Besaoh Parit Tiga Taboali, Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung.

Kota Bima mengutus dua orang perwakilan, Riana Herlina dan Julfikar, mahasiswa STISIP (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Mbojo Bima Jurusan Administrasi Negara. Riana Herlina dan Julfikar terpilih setelah berhasil melalui Seleksi Tingkat Kota Bima (13/09/2018) dan Seleksi Tingkat Provinsi NTB ( di Kota Mataram.

Juri seleksi berasal dari berbagai kalangan, yakni pengajar bahasa Inggris, Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) yang merupakan alumni Program Bakti Pemuda Antar Provinsi dan JPI, Dinas Pariwisata, KNPI serta pegiat Seni dan Budaya Daerah.

Materi seleksi tingkat Kota Bima berupa wawancara, tes Bahasa Inggris, tes wawasan kebangsaan, tes wawasan budaya, serta tes bakat. Sementara materi seleksi tingkat Provinsi NTB sama seperti materi seleksi pada tingkat kota, akan tetapi ada materi tambahan berupa diskusi kelompok.

Utusan Kota Bima didampingi pejabat Dinas Pariwisata Kota Bima bertolak dari Kota Bima pada 01/10/2018 dan langsung mengikuti masa pelatihan di Kota Mataram hingga tanggal 05/10/2018, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bangka Belitung.

Kegiatan akbar JPI merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. JPI tahun 2018 akan mempertemukan perwakilan pemuda dari 34 Provinsi dan 516 Kabupaten dan Kota se-Indonesia.

JPI merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan Dalam Konteks Pembangunan Kepemudaan. Dengan mengusung tema “Pemuda Indonesia Mandiri, Kreatif dan Inovatif”, JPI tahun 2018 diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme, kapasitas dan kualitas pemuda, mentransformasi nilai budaya bangsa, serta persatuan dan kesatuan dalam menjaga dan memperjuangkan bangsa Indonesia.  (NR)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru