Ada Rencana Pengungsi Pulang Ke Rumah


Puluhan tenda masih berdiri di lapangan karang genteng pagutan Kota Mataram, rata-rata warga yang masih bertahan ini masih saja merasa khawatir pulang kerumah padahal dari Walikota Mataram telah menghimbau kepada warga agar kembali kerumah masing-masing dan mengingat sudah mulai memasuki musim penghujan.

Eni Suryani, ibu empat orang anak ini mengatakan walaupun ada himbauan dari Walikota Mataram untuk pulang ke rumah masing-masing namun dirinya masih khawatir pulang dan tidur di dalam rumah pasalnya rumahnya berada di dekat masjid karang genteng dan tepat berada di bawah menara yang retak hampir jatuh.

“tadi malam sempat kita pulang karna hujan dan malamnya tidur diluar rumah itupun masih ada rasa was-was , karna masih khawatir dengan
dengan Menara yang retak diatas. Sekarang balik lagi ke tenda, kebetulan malam minggu kemarin pak gubenrur kasih kita sumbangan berupa terpal dan beras sama-sama 5 kg”. Kata Eni sambil melipat terpal yang baru dganti dengan yang baru. (24/09/2018)

Eni yang sehari-harinya sebagai pedagang mutiara ini menuturkan, sudah satu minggu ini mulai berjualan keliling kembali. Biasanya mutiara dijajakan ke hotel-hotel namun karna kini hotel mulai sepi sejak terjadinya gempa, Iapun sekarang hanya keliling ke sekolah-sekolah walaupun hanya mendapatkan penghasilan 50 ribu sampai 150 ribu rupiah padahal saat menjajakan ke hotel-hotel , mutiara bisa laku 2 juta hingga 4 juta sehari.


Rencananya Eni bersama anggota keluarganya akan balik kerumah setelah 2 menara masjid yang retak telah diturunkan oleh warga.

Sementara H.Abduh seorang pensiunan PNS ini mengatakan belum ada rencana untuk pulang ke rumah, namun setelah adanya himbauan dari Pemerintah Kota Mataram, rencana malam ini akan pulang mengingat tendanya yang diisi oleh 5 KK ini mengalami kerusakan akibat hujan kemarin

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru