Petani Terdampak Gempa Bangkit dan Bekerja


KM. Sukamulia – Sebulan setengah lamanya, aktifitas perekonomian warga di daerah terdampak gempat hampir mati. Bagimana tidak, sebagian besar warga terdampak gempa menghabiskan waktu di tempat pengungsian dengan rasa takut dan trauma yang terus mencekam hati dan pikiran mereka. Namun, sejak awal Sepetember aktifitas perekonomian terlihat mulai memulih, para petani di daerah terdampak gempa mulai kembali ke lahan-lahan pertanian mereka. Kini, para petani di daerah pulau Lombok terdampak gempa mulai bangkit dan bekerja.

“Sejak awal September ini, kami memberanikan diri untuk kembali ke sawah, ladang ataupun kebun yang kami miliki. Kami mulai untuk bangkit dan bekerja. Kami mulai lagi menggarap tanah pertanian kami yang hampir 1,5 bulan terahir ini kami tinggalkan”, ungkap Amri (warga Tanak Song Kecamatan Tanjung-KLU) saat kami temua di sela-sela aktifitasnya menanam padi di lahan pertaniannya.

Keterngan yang sama juga kami dapatkan dari beberapa orang warga Kecamatan Gangga dan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Dalam perjalanan selama dua hari (Senin, 17/09/2018 – Selasa, 18/09/2018)di wilayah KLU, kami melihat aktifitas perekonomian warga terdampak gempa di sekitaran Lombok Utara mulai memulih. Para petani melakukan aktifitas pertanian mereka dengan tenang. Pasa-pasar tradisional terlihat ramai, demikian juga tempat-tempat pembelanjaan yang terlihat sudah ramai dibuka. Tidak seperti kondisi selama bulan Agustus yang dimana pasar dan tempat pembelanjaan terlihat sepi diseputaran Lombok Utara.

Melihat kondisi tersebut, dapatlah dikatakan bahwa pada bulan September, masyarakat pulau Lombok terdampak gempa mulai bangkit bersama. Mereka mulai bekerja seraya menunggu bantuan pembuatan rumah yang dijanjikan oleh pemerintah bagi warga terdampak gempa yang rumahnya rusak totola dan rusak berat, serta perbaikan bagi warga terdampak gempa yang rumahnya tergolong dalam kondisi rusak ringan.

Paling tidak, kembalinya para petani ke lahan pertanian dapat dijadikan sebagai acuan bahwa kondisi masyarakat Lombok yang ada di daerah terdampak gempa berangsur memulih. Meskipun secara umum mereka masih dijangkit oleh sinrom artquit trauma alias sinrom trauma gempa namun sedikit tidak mereka sudah mulai beraktifitas sehingga dengan aktifitas yang dilakukannya, rasa trauma yang menghantui mereka akan hilang dengan sendirinya.

Warga dan pencinta Kampung Media yang kami banggakan, demikianlah sedikit informasi yang dapat kami bagikan terkait dengan kondisi masyarakat di daerah Lombok terdampak gempa. Kita semua berharap, semoga kondisi pulau Lombok pada khususnya dan NTB pada umumnya segera pulih totoal di dalam segenap aspek kehidupannya. Mari kita lawan rasa trauma gempa yang menghantui hati dan pikiran kita agar kita bekerja dengan tenang supaya NTB kita bangkit dan berjaya. Terimakasih dan Salam dari Kampung.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru