Sertifikat Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark Diserahkan ke 5 Pemda di NTB

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan sertifikat Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark kepada 5 Bupati/Walikota di NTB diantaranya Walikota Mataram, Bupati Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara dan Lombok Tengah, pada acara Seminar Geowisata yang di gagas  oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah NTB

Sekda Provinsi NTB, Ir. Rosyadi H. Sayuti, M. Sc, Ph. D menjelaskan Geopark Rinjani telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Itu artinya, Gunung Rinjani bukan hanya milik NTB dan Indonesia , namun sudah menjadi milik dunia.

“Saya berpesan kepada meminta seluruh pihak untuk menjaga, baik itu kebersihan lingkungan maupun kemanfaatannya bagi kesejahteraan masyarakat. Geopark bekerjasama dengan taman nasional Gunung Rinjani dan Pemerintah Daerah untuk bersinergi menjaga Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark ,” Tegas Sekda.

"Dengan ditetapkan  Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark oleh UNESCO akan menjadi perhatian internasional. Sehingga harus diantisipasi banyaknya pengunjung, jangan sampai merusak ekosistim kawasan tersebut. Permaslahan sampah dan keberlangsungan kehidupan masyarakt disekitar menjadi prioritas yang perlu di perhatikan juga,” jelas pria yang biasa di sapa Pak Yos ini.

Senada dengan Rosyadi H. Sayuti,  Ketua Umum IAGI, Sukmandaru Prihatmoko mengajak peserta Seminar Nasional untuk mencetuskan ide-ide tentang pengembangan Geopark menjadi Geowisata, yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat local di sekitar dan pariwisata berkelanjutan.

“IAGI mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memiliki kepengurusan IAGI di setiap daerah, jadi 1 Pemda 1 IAGI,” jelas Sukmandaru Prihatmoko

Dengan Seminar Nasional tentang Geowisata ini mampu menampung pemikiran untuk pengembangan Geowisata di NTB dan di Indonesia pada umumnya. Seminar Geowisata memberikan edukasi kepada peserta tentang konsep geowisata yang berwawasan lingkungan, mendukung pemerintah dalam mengembangkan pariwisata dan mendukung pengembangan industri kreatif dan wirausaha baru di kelompok masyarakat. (Edy-Ahyar)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru