Mahasiswa Kian Semangat Menulis di Kampung Media

Puluhan Mahasiswa yang berasal dari Bima Dompu yang dihimpun dalam sebuah organisasi peguyuban, yakni Ikatan Mahasiswa Bima Dompu (IMBD) UIN Mataram. Mereka sangat antusias mendengarkan tentang penulisan di website kampung media sebagai wadah anak-anak kampung untuk menuangkan tulisan tentang budaya, sosial, ekonomi dan lain-lain. Kampus UIN Mataram, Selasa (29/05).

Saya sebagai salah seorang dari anggota kampung media, yang bergabung sejak bulan September 2017 lalu. Kemudian saya menceritakan sekilas tentang sejarah singkat hadirnya kampung media di Provinsi NTB, Kampung Media yang digagas oleh Fairuz Abadi, SH. Beliau sebagai sosok inspiratif bagi anak-anak kampung yang memiliki potensi di bidang penulisan.

"Yang terpenting adalah kalian punya keinginan untuk menulis, masalah salah atau benarnya itu tidak penting, kalau kita sudah terbiasa untuk menulis, pasti kita akan tahu tentang menulis yang baik dan benar," ajak saya.

Sebenarnya mereka sedang menggelar acara buka bersama (Bukber) di Kampus UIN Mataram. Kebetulan saya juga sebagai alumni mereka di undang untuk buka puasa bersama.  Bukber merupakan kegiatan rutinitas IMBD sejak ikatan ini dibentuk. 

Kemudian saya berinisiatif untuk menginformasikan sekaligus menjelaskan bagaimana cara bergabung di Kampung media dan memasukan tulisan, supaya tulisan tersebut bisa dipublis dan dibaca oleh orang banyak. Sebab, banyak dari mereka yang menanyakan ke saya bagaimana cara memasukan tulisan di kampung media.

Mereka terlihat semangat, saat saya menyampaikan kesuksesan para penulis yang bergabung di kampung media. Rasanya mereka ingin cepat bergabung di kampung media dan menulis sebanyak-banyaknya.

Namun, karena persiapan belum memadai dan waktu yang terbatas untuk menjelaskan cara bergabung sampai tata cara memasukan tulisan di kampung media. Saya hanya menyampaikan sekilas tentang kampung media dan memberikan motivasi untuk terus menulis.

Adalah Supriadin, salah satu mahasiswa  Bima tersebut, yang semangat untuk bergabung di kampung media. Ia sudah  mencoba daftar di kampung media, karena kendala akunnya yang bermasalah sehingga ia harus membuat ulang akun emailnya.

"Sebenarnya banyak tulisan yang saya simpan, cuman karena email yg bermasalah. Tapi saya akan buat ulang email supaya bisa masuk di website penulisan tersebut,"keluhnya.

Sementara untuk membimbing dan menjelaskan bagaimana cara memasukan tulisan sampai tuntas. Dalam waktu dekat, mereka akan menyiapkan waktu khusus untuk mengadakan pelatihan penulisan di kampung media. []

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru