Anak Sunset Dari Gubuk Kecil

Sang senja dari barat kembali meneruskan untuk mengakhiri masa harinya. Setelah berjam-jam menerangi alamnya,  kini akan berganti juga menjadi malam.  Betapa indah sang matahari ufuk barat, ketika nampak terlihat kecil dari permukaan datarannya.  

Anak matahari yang kini kusebut  helaian cinta dari barat.  Ketika turun secara perlahan dan ketika langit mulai terlihat petang.  Ayam mulai berkokok masuk kedalam sarangnya. Burung-burung mulai sepi berterbangan dan manusia mulai berlomba-lomba untuk pulang kerumah.

sang fajar dari sebelah timur menjadi awal dari hari.  Tapi tidak lengkap jika tidak ada menjadi keindahan penutupnya. Tentunya Sunset menjadi penutup keindahan harinya. 

Sore hari dirumah ketika jalan-jalan, bersepeda mengelilingi desa perdesa,  dusun perdusun, gubuk pergubuk.  Ngayuh sepeda sambil jalan-jalan memang selalu menjadi kebiasaan lama kalau dirumah.  Sama halnya ketika melihat perjalan sunset kemarin.  Hanya berbeda tempat saja, namun sama mempunyai keindahan.  

Digubuk kecilku ini menjadi tempatku dilahirkan.  Meskipun kecil namun banyak kenangan yang ada.  Banyak cinta yang ada dan ada juga keresahan, pokoknya semua ada di gubuk kecil ini.  

Tercipta banyak keindahan yang luar biasa juga digubuk kecil ini.  Namun ada yang menarik dari gubuk ini. Dari kejauhan sana terlihat matahari yang mulai turun. Gunung yang memulai menutupinya menjadi kan Matahati tenggelam sangat indah. Matahari yang yang keselip gunung membuat matahari kecil yang sangat indah. Keindahan itu lah yang menjadian aku tetap tinggal di gubuk kecil ini. 

Meskipun banyak tempat keindahan luar biasa,  tapi tidak kalah menarik juga sunsetan di rumah. Tak apalah tak bisa keluar cari keindahan sore.  Dirumah juga bisa melihat dari kejauhan sana matahari terbenam.  Warna langit terang dengan sinar cahaya orange yang menambah keindahanya.  Matahari kecil dari gubuk kecil yang selalu menjadi momen indah setiap harinya. 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru