Teknologi Tumpang Sari Efektit Untuk Lahan Sempit

Dengan perkembangan ilmu teknologi inovasi pertanian khususnya dalam memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal, berbagai inovasi teknologi terus dikembangan salah satunya teknologi tumpang sari. Tumpang sari merupakan suatu bentuk (polyculture) berupa pelibatan antara dua jenis atau lebih pada satu areal dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan. Hal tersebut dilakukan oleh kelompoktani Tunas Sari Desa Bilebante Kecamatan Pringgerata Kabupaten Lombok Tengah.

Salah satu anggota kelompoktani tunas sari yaitu Amaq Seneng melakukan tumpang sari antara komoditi kedelai, bawang merah dan cabe. Teknologi tumpang sari dengan 3 komoditi dilakukan untuk memberikan hasil produksi panen yang maksimal dalam satu lahan terbatas dengan berbagai jenis tanaman yang berbeda. Selain itu juga dengan melakukan tupang sari dapat memperkecil biaya tanam baik dalam pengolahan lahan, perawatan, pemupukan dan tenaga kerja serta memperkecil resiko kerugian dalam mendapatkan harga jual komoditi.

Dijelaskan juga bahwa keuntungan dari teknologi tumpang sari dengan 3 komoditi pada areal seluas 13 are dapat menekan hama tanaman utama bawang merah dengan adanya tamanan lain yang tidak disukai cabe dan kedelai dan secara langsung juga memberikan fungsi unsur hara yang ada ditanaman dapat difungsikan secara maksimal perebutan unsur hara dalam tanah diserap oleh tanaman, mengakibatkan kebutuhan nutrisi semakin banyak.


Sedangkan dijelaskan Syamsul Riyadi dari Penyuluh Provinsi NTB bahwa dengan menggunakan teknologi tumpang sari bukan hanya di tanaman pertanian tetapi dapat pula dilakukan pada tanaman tunggal yaitu monokultur pada tanaman perkebunan atau kehutanan sewaktu tanaman pokok masih kecil/belum produkstif. Untuk tanaman sela yang dikenal intercropping bisa tanaman jagung dan kedelai/kacang-kacangan.

Karena dengan tumpang sari petani dapat menjual yang saling menguntungkan atau menggantikan dari tiap jenis tanaman berbeda dalam menekan resiko kerugian pada setiap tanaman terkait dengan situasi kondisi perubahan cuaca dan iklim yang tidak menentu. Selain itu juga, tumpang sari sangat cocok untuk di lahan sempit dan terbatas terutama di kota-kota besar.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru