2018 Punya Cerita

Tahun baru 2018 masih hangat menjadi momen terindah bagi semua kalangan orang. Menjadi momen yang tak terlupakan dan menjadi liburan akhir tahun. Semua kalangan orang tentu memiliki cara masing-masing dalam memeriahkan tahun baru.

Keberagaman cara itu adalah hal yang unik dan dinikmati bagi setiap orang. Namun tidak semua orang menikmati malam tahun baru yaitu malam pergantian dari tahun 2017 yang sudah berlalu menjadi tahun baru 2018.

Salah satunya dengan beliburan ke Pantai, Gili-Gili yang indah di Lombok, bahkan Air Terjun, Kemah bersama teman-teman di perbukitan Pergansingan, Nanggi Sembalun Lombok timur atau ke Wisata Desa dengan pemandangan indah dan alami.

Sebagian orang yang berpikir tidak mau menghabiskan biaya agar hemat dengan cara sederhana bakar-bakar ikan, ayam bersama keluarga tentu dengan makan bersama menjadikan keluarga yang harmonis.

Tapi dibalik itu semua bahkan kalangan orang tidak menikmati tahun baru karena dengan kondisi jalan yang macet yang mereka lalui yang penuh dengan volusi udara yang tidak segar. Sisi lain orang juga hanya berbaring dirumah sakit tidak bisa menikmati momen itu.

Bahkan sebagian orang berpikir tahun baru masehi bukan hal yang wajib diperingati untuk kalangan muslim.Itulah memang kondisi zaman sekarang ini sudah menjadi kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya yang tidak bisa dibendung.

Sebenarnya tahun baru 2018 identik dengan serba baru, pasangan baru punya istri yang halal sehingga menjadi keluarga kecil bahagia yang harmoni, Mobil, Motor serba baru, apalagi dengan pacar baru terasa lengkapnya.

Hal itulah sebenarnya yang patut untuk disyukuri sebagai hamba Tuhan atas diberikan nikamat masih kita bernafas di tahun 2018. Semoga harapan dan keinginan kita yang belum tercapai bisa diraih di tanhun 2018 kedepan, semoga kita menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.(san)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru