Hari Ibu

Mengingat tanggal 22 Desember setiap tahunnya semua kalangan masyarakat atas, menengah dan bawah bahkan secara individu orang ramai-ramai mengucapkan selamat hari ibu. Dikalangan organisasi keperempuanan tidak mau kalah selalu ikut andil terlibat dalam memperingati hari ibu. Kadang-kadang mengangkat Megapon orasi ilmiah serangkaian bagi-bagi bunga ucapan selamat hari ibu. Yang lainnya dengan membuat forum diskusi publik sebagai peringatan hari ibu dan yang lain sebagainya.

Setelah mengamati momen ini bagi kalangan warganet tidak mau kalah juga ramai-ramai memposting di Facebook, Instagram, Twitter, dan media lainnya denganucapan selamat hari ibu, selfi bareng ibunya masing-masing, atau dengan cara memberikan kado terindah yang bermanfaat yang bisa digunakan secara langsung, atau bingkisan special lainnya selayaknya seorang anak kepengen berbakti kepada kedua orantuanya.

Seribu orang tentu seribu cara orang memperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2017 hari ini. Maka sangatlah jelas tidak mungkin sama dalam memperingati dim omen hari ibu. Hari ini sangatlah special bagi para ibuk-ibuk pejuang sejati yang membesarkan anaknya dari mengandungnya selama 9 bulan sampai melahirkan dengan perjuangan antara hidup dan mati sampai tumbuh dewasa seperti sekarang ini.

Saya secara pribadi inilah salah satu cara memeperingati hari ibu dengan menulis peristiwa apa yang sudah terjadi pada hari  ini dimana sosok seorang ibu memperjuangkan anaknya lahir sampai tumbuh dewasa. Sehingga dengan tulisan kecil ini bisa bermakna dalam, bisa menghayati bagaiman seorang ibu sehingga menjadi hari ibu nasional ketika membacanya. Kenapa bukan hari bapak…? mungkin itu salah satu pertanyaan yang lumrah didengar dikalangan masyarakat.

Sederhananya menurut pandangan saya dimomen hari ibu ini kita sebagai seorang anak setidaknya bisa berbakti kepada kedua orangtua, selalu menghormatinya, serta bisa membahagiakan dimasa tuanya bukan sebaliknya menjadi beban berat dalam hidupnya.

“Selamat Hari Ibu Jum’at 22 Desember 2017” Semoga Perjuangan antara hidup & Mati Demi Anak-Anakmu Sampai Saat Ini  Bisa Bermanfaat, Bukan Sebaliknya Menjadi Sia-Sia.(san)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru