Laki-laki Bisa Menghasilkan Air Susu Dan Fakta Lainnya

Secara umum, orang seringkali memberikan image simple kepada laki-laki, seolah-olah laki-laki tidak layak untuk dipahami. Deskriminasi kepada laki-laki juga seolah-olah tidak mungkin terjadi. Padahal, layaknya perempuan, laki-laki juga perlu untuk dimengerti. Tetapi tidak semata-mata memahami tanpa dasar yang tidak jelas.

Berikut ada ulasan fakta-fakta ilmiah tentang laki-laki yang pernah dibahas oleh Billy Goldberg, M.D dan Mark Leyner dalam bukunya Why Do Men Fall Asleep After Sex.

Pria Banyak Mati Muda

Ahli prilaku mengatakan bahwa di sekitar usia pubertas sampai dua puluhan, pria memiliki kemungkinan mati tiga kalilipat lebih besar dari wanita. Sebagian besar kematian pria disebabkan oleh prilaku sembrono atau kekerasan. Pada usia menjelang dewasa juga, kematian yang berhubungan dengan prilaku juga masih lebih sering terjadi pada pria. Hal ini karena mereka lebih banyak terserang penyakit yang diakibatkan oleh merokok dan alkohol.

Pria Bisa Menghasilkan Air Susu

Pada kondisi tertentu, pria bisa menghasilkan air susu. Ketika seorang pria mengalami kelaparan yang sangat ekstrem maka keseimbangan hormonnya akan terganggu yang mengakibatkan, pria dapat memproduksi air susunya sendiri. Selain itu, air susu pada pria juga bisa terproduksi ketika pria tersebut terserang penyakit tertentu seperti tumor yang melepaskan prolaktin di kelenjar pituiter. Prolaktin adalah hormone yang merangsang produksi susu. Meski begitu, produksi air susu pria ini tidak cukup untuk menyusui seorang bayi.

Pria Susah Mendengarkan Wanita

Jurnal Neuromage edisi September 2005, para peneliti ilmu psikiatri di University of Sheffield menemukan fakta bahwa laki-laki lebih sulit mendengarkan suara wanita dari pada laki-laki. Para peneliti memantau aktifitas dua belas pria ketika mereka mendengarkan suara. Dan hasilnya, area otak laki-laki yang aktif ketika mendengarkan suara wanita adalah area yang digunakan untuk memproses suara-suara yang kompleks sementara area yang aktif ketika mendengarkan suara sesama laki-laki adalah area yang lebih simple.

Pria Tidur Lebih Sedikit Dari Wanita

Secara biologis, wanita tidur lebih banyak dari pria sebelum terjadi kehamilan dan menopause. Bruskin Research menemukan fakta bahwa laki-laki membutuhkan waktu selama satu jam untuk tertidur belum lagi ditambah dengan pria mendengkur lebih banyak dan memiliki gangguan pernafasan lebih sering dari wanita. Hal tersebut yang mengakibatkan, pria memiliki waktu tidur yang lebih sedikit dari wanita.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru