Di Milad Ke 108, Muhammadiyah Terima Hibbah Tanah dari TGB

Di tanggal 18 November 2017, Muhammadiyah memasuki usia ke 108 menurut perhitungan Hijriah dan 105 menurut perhitungan miladiah. Di usia yang cukup matang ini, Muhammadiyah mengusung tema “Merekat Kebersamaan.” Tema itu dimaknai sebagai ajakan untuk membangun negeri ini secara bejamaan. “Inshaa Allah, Muhammadiyah dan seluruh organisasi-organisasi Islam dan keagamaan lainnya akan tetap istiqomah di jalan dakwah untuk membangun ummat dan bangsa,” ungkap Dr. Haedar Nashir, M. Si di hadapan peserta milad, (18/12) di ball room Hubbul Wathon Islamic Center Nusa Tenggara Barat.


Haedar Nashir melihat bahwa untuk membangun bangsa dan negeri ini, tidak bisa dilakukan dengan sendiri-sendiri, akan tetapi harus dilakukan secara berjamaah.

Dalam kesempatan itu, Haedar Nashir menjelaskan tentang problem yang sedang di alami oleh bangsa ini. Problem itu, yakni tentang teroris. Kata teroris di negeri ini, sudah menggurita dalam alam pikiran warga Indonesia. Seakan-akan negeri ini (Indonesia. pen) adalah negeri teroris. Untuk itu, warga Indonesia harus keluar dari alam pikiran terorisme tersebut. “Jangan sampai negeri ini diproyeksikan diproyekkan menjadi Negeri teroris, kata-kata terorisme jangan sampai ada dalam pikiran kita,” jelasnya

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB, (Dr. TGKH. M. Zainul Majdi, MA) Muhammadiyah harus tetap menjaga sifat keteladanan dan pengayoman. Karena Muhammadiyah merupakan bapak dari organisasi-organisasi lain. Artinya  bahwa Muhammadiyah duluan lahir dibandingkan dengan organisasi-organisasi lainnya di Indonesia. “Sebagai banyak sekali organisasi-organisasi Islam yang lahir terkemudian, Muhammadiyah adalah abun orang tua,” ungkap orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat ini.

Di forum yang berbahagian itu, TGB berharap bahwa Muhammadiyah tetap menjaga sifat keteladanan dan pengayoman yang selama ini dijalankan oleh Muhammadiyah. “Yang namanya orang tua itu, harus banyak mengayomi anak-anak, maka fungsi pengayoman ini harus tetap dijaga oleh Muhammadiyah sepanjang masa,” harap Gubernur dua priode tersebut.


Dalam kesempatan itu, TGB menyerahkan hibbah tanah seluas 14.630 M² kepada Muhammadiyah NTB. “Mohon Tanah itu digunakan dengan sebaik-baiknya,” harapnya

Sementara itu, Ketua PWM NTB (H. Falahuddin, M. Ag) menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada TGB karena telah menghibbahkan tanah pada persyarikatan Muhammadiyah NTB. “Kami (Muhammadiyah NTB. pen) mengucapkan banyak terima kasih atas atensi yang diberikan oleh Bapak Gubernur NTB kepada Muhammadiyah NTB selama ini, salah satu yang paling membangggakan adalah dukungan bapak Gubernur terhadap pengembangan pendidikan pondok pesantren Muhammadiyah yang sebentar lagi Gubernur akan menghibbahkan tanah untuk persyarikatan Muhammadiyah NTB,” ungkapnya

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru