Warga Kampung, Tidak Kampungan

Malam minggu tepatnya tanggal 09 Desember 2017, warga kampung media mulai dari Sape kabupaten Bima hingga Ampenan kota Mataram berkumpul di salah satu hotel di Kota Mataram. Dalam pertemuan itu, mereka saling sapa antara warga yang satu dengan yang lain. Tukar ide dan pikiran antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya. Jambore itu, di desain untuk anak-anak kampung yang tidak kampungan. Di katakan anak-anak kampung karena mereka tinggal di kampung (walaupun tidak semuanya warga kampung media tinggal di kampung). Namun di tangan mereka itu, telah lahir beribu informasi yang barmanfaat untuk pembangunan Nusa Tenggara Barat. Mereka telah menggabarkan kebaikan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastuktur, hingga pariwisata. Pariwisata yang awalnya tidak diketahui oleh orang, kini mulai ramai di kunjungi.


Sebelum jambore dimulai, warga kampung media melakukan temu kreatif. Temu kreatif yang dipimpin langsung oleh kepala kampung media, Fairuzz Abadi atau sebagian warga kampung media menyebutnya sebagai Abu Macel. Dalam pertemuan itu, kepala kampung media juga menghadirkan kepala Dinas kominfo dan Statistik NTB, Drs.Tribudi Prayitno M.Si. Kepala kampung media sengaja menghadirkan kepala Dinas Kominfo dan Statistik NTB itu, untuk memberikan arahan serta motivasi kepada warga kampung media. Tribudi Prayitno menceritakan sejarah terbentuknya kampung media kepada warga kapung media. Mulai dari terbentuknya hingga perjalanannnya menjadi besar. “Waktu tahun 2008 kampung media ini namanya TEKAD (Tekhnologi Kampung Digital) kemudian berubah menjadi kampung media, dan pada akhirnya kampung media ini mendapat berbagai apresiasi Uso Award karena Kampung Media menjadi Top 9 Inovasi Nasional,” ungkapnya

Setelah warga kampung media bertemu atau temu kreatif dengan kepala kampung media, kemudian dilanjutkan dengan malam anugrah atau jambora. Di acara tersebut (malam Anugerah/Jambore) hadir pula kepala Bappeda NTB, Ir. RIDWAN SYAH, MSc., MM., MTP. Dalam acara itu, kepala Bappeda Provinsi NTB mengapresiasi kepada warga kampung media yang telah menggabarkan kebaikan-kebaikan kepada warga baik itu warga NTB maupun di luar NTB.  “Kampung media ini merupakan salah satu contoh kebaikan-kebaikan yang kita bangun untuk menyebarka virus-virus kebaikan kepada warga secara luas,” ungkapnya dihadapan tamu undangan yang sengaja di undang untuk menghadiri acara malam anugerah kampung media.

Kampung media, lanjutnya merupakan salah satu program unggulan Gubernur NTB ketika dilantik pada tahun 2008.

Selain malam anugerah, malam itu juga di umumkan juga pemenang lomba desain poster, fotografi, filem pendek, dan penulisan kreatif untuk pelajar tingkat pelajar se-NTB. Pengumuman lomba itu dibacakan langsung oleh kepala kampung media.

Selain Kepala Bappeda NTB, hadir pula beberapa OPD lingkup provinsi NTB, Kapolda NTB, dan Ketua KI NTB dan tamu undangan lainnya

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru