Festival DBiP NTB Tak Urung, Meski Cuaca Buruk

Erupsinya Gunung Agung membuat berbagai penerbangan ke Lombok ditunda hingga esok pagi. Hal ini tidak membuat Festival DBiP NTB bersekala Nasional dibatalkan. Pembukaan acara yang akan berlangsung selama 3 hari ini berlangsung meriah. Bertempat di Rinjani Ballroom Lombok Raya Mataram (28/11), peserta yang hadir pun membludak.

"Benderang bukanlah diksi semata melainkan spirit keterbukaan. Semoga dengan digelarnya festival ini dapat menginspirasi seluruh desa di Indonesia agar dapat memberikan keterbukaan Informasi kepada masyarakatnya," ujar Ajeng Roslinda Motimori  selaku ketua KI dalam sambutannya.

Peserta yang hadir  terdiri dari Komisi  Pusat, Komisi  Provinsi/Kabupaten/Kota, Diskominfotik, Dinas Pemberdayaan Pemerintah dan Masyarakat Desa, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Keagamaan, Organisasi Pemuda, Organisasi Perempuan, Perguruan Tinggi negeri/Swasta, Mahasiswa, Organisasi Pemuda, Asosiasi Perangkat Desa, Asosiasi Kepala Desa, OPD Lingkup Provinsi NTB, PPID Utama Provinsi NTB, Pemkab/Pemkot se-NTB, Tokoh mayarakat NTB, PPID Utama Kabupaten/Kota se-NTB.

Meski penandatangan MOU tentang Keterbukaan Informasi Publik dengan Polda NTB belum bisa dilaksanakan, acara pembukaan Festival DBiP tetap dilanjutkan. Setelah acara dibuka oleh ketua KI dan Wakil Gubernur NTB, acara kemudian dilanjutkan dengan lomba Cerdas Tangkas dan Gelar Budaya. Acara masih akan digelar hingga tanggal 30 November mendatang. (nov)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru