Presiden Jokowi, Dinilai Punya Power Menyatukan NW

 


Sembalun Online
- Kedatangan presiden Jokowi ke Anjani dan Ke Pancor Lombok Timur membawa angin segar terhadap bersatunya Nahdlatul Wathan. Seperti di ketahui bersama adanya dualisme kepemimpinan PBNW antara PBNW Pancor dan PBNW Anjani  membuat jamaah Nahdlatul Wathan terpecah menjadi dua kubu.

Kubu NW Pancor diketuai oleh PBNW. TGB Dr. Muhammad Zainul Majdi, MA sementara Kubu Anjani diketuai oleh PBNW. Ummuna Hj. Dr. Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Majid. Dari segi pilihan politik pun kedua kubu tersebut selalu bersebarangan.

Di sisi lain, jika melihat Pilpres 2014 yang lalu Kubu Anjani menyatakan diri mendukung Jokowi dan sementara Kubu Pancor mendukung Prabowo. Secara kedekatan Presiden Jokowi lebih akrab dengan Gubernur NTB dibandingkan kubu Anjani. Mungkin karena TGB adalah seorang Gubernur yang merupakan panjangan tangan Jokowi selaku presiden kepada pemerintah daerah makanya jokowi lebih akrab. Terbukti lebih dari 4 kali Presiden Jokowi berkunjung ke NTB dalam rangka kujungan kerja dan lain lain.


Pada hari ini (kemarin. Red), Kamis 23 Nopember 2017 Presiden Jokowi melawat ke Pondok Pesanter Syekh Zainuddin  NW Anjani yang ditemani Gubernur NTB (PBNW Pancor). Kunjungan Jokowi bersama TGB dinilai peristiwa yang  sangat langka, karena baru pertama kali seorang Gubernur NTB yang menjabat sekaligus menjadi orang nomor satu di NW Pancor datang ke Kubu NW Anjani. Bigitu juga sebaliknya para petinggi NW Anjani datang ke Pancor. Hal ini terjadi karena berkat tangan dingin jokowi  yang memberikan gelar Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Berkah pahlawan Nasional yang diberikan kepada Pendidiri NWDI, NBDi dan NW itu terujud pada bersatunya keluarga besar Maulanasyekh. Persatuan NW adalah sebuah harapan yang ditunggu oleh semua jamaah Nahdlatul Wathan.


Secara politik Kujungan Jokowi ke Anjani dan Ke pancor Lombok Timur berdampak baik untuk  dukungan Jokowi tahun 2019. Karena bisa saja ditahun tahun Pilpres yang akan datang TGB (Gubernur NTB) merekomendasikan NW untuk memilih Jokowi. Komungkinan-kemungkinan tersebut bisa saja terjadi mengingat hubungan baik Nahdlatul Wathan secara umum dan Gubernur NTB dinilai sangat baik. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru