Melawan Hoax dengan Sarang Walet

mHate speech dan hoax sudah mulai merebak di berbagai kalangan. Bukan hanya di Indonesia, di  Negara-Negara lainpun para pengujar kebencian mulai meraja lela. Untuk meminimalisir tingkat hoax yang ada, perlu adanya literasi digital dan media.  Semua kalangan harus mampu meminimalisir angka hoax.

“Kita semua harus ikut terlibat melawan hoax,” ungkap Fairuz Abadi di depan para peserta sosialisasi Tim Royal Bird’s Nest. Minggu (05/11).

Menurut Fairuz, dengan cara yang dikakukan Komunitas  RBN ini merupakan bentuk melawan berita bohong yang kian marak di media sosial.

“Makin banyak informasi tentang hal baik seperti RBN ini, merupakan cara melawan Hoax yang lebih nyata.” Tegas Fairuz

 Royal Bird’s Nest  (RBN) Global Bali mengadakan program edukasi sosial media yang bertemakan melawan hoax di Narmada Convention Hall, Lombok.

Royal Bird’s Nest  (RBN) salah satu anak perusahaan Swiftlet Eco Park dengan produk sarang burung walet. Selain program edukasi, RBN juga menggelar sosialisasi Produk Nutrisi sarang burung walet dan peluang usaha di Lombok yang digawangi oleh RBN Global Bali. Ketertarikan perusahaan Malaysia ini untuk mendistribusikan produknya di Lombok merujuk pada tingkat ekonomi  masyarakat Lombok.

“Kami berharap produk RBN bisa meluas di Lombok,”ungkap Sarjan salah satu Tim RBN Global Bali.

Antusiasme terlihat  dari para peserta sosialisasi. Dalam memperkenalkan produk RBN mengedepankan orisinalitas komposisi produknya.

(Nadya)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru