PW PM, Lawan Korupsi Secara Berjamaah!

“Stop korupsi sekarang juga!”

Sederet kalimat di atas di ungkapkan oleh ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PW PM) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muh. Ali, M. Kn pada saat sambutan di acara kuliah umum  dan sosialisasi hasil Survey Nasional Anti Korupsi, (18/10/2017). Dengan suara lantang, Ketua PW PM mengucapkan kalimat pendek yang memiliki makna luas tersebut. Dalam sambutannya, Ali panggilan akrabnya, menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir untuk tidak korupsi. “Malu untuk melakukan korupsi, jika ada anggota Pemuda Muhammadiyah yang melakukan korupsi, maka bahaya,” ungkapnya.


Dalam acara tersebut, PW PM NTB mengandeng ICW, USAID, KPK, dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (FH UMMAT). “Korupsi harus dilawan secara berjamaah, untuk itu kami mengajak ICW, USAID, KPK, FH UMMAT dan seluruh elemen untuk bersama-sama melawan korupsi,” lanjutnya

Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari kegiatan sebelumnya. “Beberapa bulan yang lalu, kami telah melaunching Madrasa Anti Korupsi bersama Pimpinan KPK, dan PP Pemuda Muhammadiyah,” ungkap Prof. Dr. Hj. Rhodliyah, MH selaku dekan FH UMMAT dalam sambutannya.

Selain itu melaunching Mandrasa Anti Korupsi (MAK), FH UMMAT juga sudah merumuskan mata kuliah anti korupsi dalam kurikulumnya. “Dalam kurikulum FH UMMAT, kami sudah merumuskan matakuliah anti korupsi,” lanjut Rhodliyah

Acara tersebut di buka oleh Walikota Mataram melalui Asisten 1, L. Martawang. Dalam sambutannya, L. Martawang menegaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk melakukan tindakan kejahatan itu. “Setiap kita punya potensi untuk menjadi penjabat, setiap pejabat punya potensi untuk melakukan hal itu (korupsi),” ungkap L. Martawang

Hadir sebagai pemateri dalam acara tersebut, yakni, Emerson Yonto dari ICW, Lutfi  Anshori dari USAID, Ahmat Fanani dari PP Pemuda Muhammadiyah, Najamuddin Amy dari KI NTB, dan Erfyn Kaffah dari Fitrah NTB.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru