Kisah Petugas Sensus Ekonomi Usaha Mikro Kecil Batulayar

Adalah H. Sabirin, petugas Sensus Ekonomi Usaha Mikro Kecil di Desa Batulayar. Ayah dua anak ini menceritakan secara rinci kegiatannya selama bertugas menjadi pendata Usaha Mikro Kecil di Batulayar. Di Desa Batulayar saya telah mendata UMK sebanyak 56 sample. Dari berbagai jenis usaha yang ada, industry pengolahan dan perdagangan merupakan hal yang paling dominan, pengolahan Kopi dan Gula Aren masuk dalam kategori pendataan petugas ini termasuk perbengkelan. Pengolahan kopi dan gula Aren saya jumpai di daerah-daerah perbukitan Batulayar seperti Dusun Orong, Apit Aik, Penanggak dan Paok Lombok kilah Sabirin. Masing-masing jenis usaha itu memiliki kode misalnya © untuk pengolahan dengan  kode G untuk perdagangan, lanjut Petugas ini.

Semua jenis usaha yang dimintai datanya oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat. Saya ini mitra dari BPS selaku petugas pendata. Kebetulan untuk tahun 2017 ini menggunakan kontrak, jadi saya dikontrak sejak tanggal 1 Agustus 2017 dan berakhir tanggal 30 September 2017, cerita Sabirin.

Semua bentuk laporan diperiksa oleh atasan, ada koeisioner yang menentukan jenis usaha yang ada. Terkait dengan itu apakah data bisa sinkron dengan petugas seperti PKH atau TKSK, Sabirin menjelaskan itu berbeda. Kalau PKH sudah ada standar-standarnya masing-masing, kalau saya ini berbeda, pendataan jenis usaha saja. Dari semua jenis usaha itu harus didata karakternya juga, misalnya apakah orang tersebut pernah mengajukan pinjaman di Bank dan sebagainya, katanya.

30 September 2017 nanti kontrak kami sebagai petugas dari BPS selesai. Honornya per sample. Satu sample dihitung Rp. 42.000 (Empat puluh dua ribu), itu di luar transport. Biasanya transport didahulukan untuk melakukan operasional di lapangan, tutup petugas asal Desa Batulayar ini. Foto yang melengkapi tulisan ini adalah foto petugas Sensus Ekonomi (SE) Usaha Mikro Kecil saat mendata salah satu jenis usaha perdagangan di Dusun Teloke Desa Batulayar, Kamis, 28 September 2017. Jika tanggal 30 September merupakan tanggal Pemberontakan PKI, bersamaan dengan akhir kontrak petugas Sensus Ekonomi Usaha Mikro Kecil. (SE-UMK).  

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru