Lagi Tren, Bermain Layang Malam Hari

Generasi saat ini mungkin saja lebih pintar, lebih bersih, dan lebih modern daripada kita yang lahir sebelum tahun 2000-an. Boleh dikatakan semua permainan sekarang bertema elektronik, mesin dan teknologi. Dimainkan di dalam kamar sendirian pun bisa. Tapi kalau di ingat ingat tentang masa kecil kita nampaknya jauh lebih seru daripada mereka. Kita adalah generasi bahagia terakhir yang tak akan ada setelah itu. Kita boleh berbangga hati bercerita betapa serunya permainan masa kecil kita dulu. Kadang-kadang kita sampai lupa makan dan tidur siang karena keasyikan bermain bersama teman-teman. Mereka pastinya akan iri mendengarnya. Nah kali ini saya akan bercerita sedikit tentang keunikan Desa Batunyala bermain layang layang di malam hari. Bermain layang-layang adalah salah satu permainan yang sering saya lakukan. Bermain layang-layang memang mudah dilakukan. Kita hanya menunggu angin berhembus dan langsung kita terbangkan layang-layang kita. Semakin kita mengulur benang layang-layang maka akan semakin tinggi layang-layang tersebut dan tentunya semakin kecil ukuran layang-layang tersebut di angkasa. Jika sedang populernya layang-layang, maka langit biru di atas banyak bertebaran layang-layang yang berbeda warnanya bahkan ada yang memiliki ekor. Tetapi keseruan bermain layang-layang tentu ada dua hal. Yaitu yang pertama mengadu layang-layang satu sama lain melalui benangnya atau jika di daerahku namanya gelasan. Dan bagian yang kedua adalah mengejar layang-layang yang putus karena gelasan atau saling beradu satu sama lain. Gelasan atau mengadu layang-layang satu dengan lainnya yang melalui media benangnya. Disini akan diuji ketajaman benang penggunannya dan strategi penggunanya. Tapi kali ini permainan layang layang di Desa Batunyala cukup berbeda dengan yang lain. Biasanya permainan yang dilkukan disiang atau sore hari, nah kalau Desa Batunyala permainan layang layang dilkukan di malam hari. Memang ada sebagian yang bermain siang atau sore hari. Akan tetapi lebih banyak orang yabg bermain di malam hari. Permainan layang layang yang sering dimainkan anak anak, tapi Desa Batunyala malah sebaliknya, lebih banyak orang tua yang bermain ketimbang anak kecil. Anak kecil punya layang layang kecil dan irang tua layang layang yang besar. Dan yang menjadi uniknya juga yaitu layang layang diberi lampu klap klip. Lampu klap klip ini di pasang untuk membedakan mana layang si A Dan layang si B. karena terlalu banyak yang bermain layang malam hari. Jika kita melihat dari kejauhan, siapa yang akan mengira itu layang layang. Pasti banyak orang akan mengira itu Pesawat atau Bintang malam hari. Awalnya memang layang layang sering di mainkan oleh Desa tetangga yakni Desa Kelebuh. Dari sana awal mula bermain layang malam hari. Dan hinga saat ini bermain layang sering dilakukan. harapannya adalah, dari permainan ini para masyarakat tetap sambung menyambung tali silaturrahim, dan semoga tidak perselisihan dari masyarakaylt kembali.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru