Menjemput Rembulan di Labuhan Haji

 

Siang itu sang mentari cukup terik,mungkin suhunya berada pada kisaran 27 hingga 300 C. Beberapa anak muda dan parobaya mengayuhkan sepedanya kearah selatan. Mereka adalah anggota Club Sepeda Masmas Desa Wisata yang disingkat CS MasDeWis yang jumlah anggota keseluruhannya berjumlah 75 orang namun yang ikut kegiatan goes siang hari ini Cuma 16 orang. Belum terlalu jauh mereka mengayuh, azan ashar berkumandang dan sudah menjadi komitmen para pengurus dan anggota CS MasDeWis bahwa  “goes boleh kemana-mana asal solat lima waktu tidak boleh ditinggal". Maka tanpa menunggu komando dari siapapun semuanya mengarahkan sepedanya kepelataran masid subahnale yang lokasinya persis di depan kantor desa presak kecamatan batukliang untuk melaksanakan solat ashar.


Setelah semuanya selesai mereka serentak kembali mengayuh pedal masing-masing, tapi kini tidak lagi mengarah keselatan, melainkan kearah timur, karena destinasi yang akan dituju adalah pantai labuhan haji lombok timur. Perlahan tapi pasti mereka terus mengayuh. Sampai di pertamina Pancor, mereka berhenti untuk saling tunggu dengan teman yang masih kececer dibelakang. Setelah semua kumpul perjlanan dilanjutkan kembali hingga akhirnya lebih kurang 30 menit lagi azan magrib akan berkumandang mereka semua sudah memasuki gerbang dermaga yang baru dibangun di pantai labuhan haji.


Masing-masing anggota seperti takut kehilangan moment mereka masing-masing mencari tempat yang paling pas menurut mereka untuk mengabadikannya melalui hasil jempretan Hp atau kamera. Ada yang menyasar sang mentari yang mau tenggelam di upuk barat, ada yang menyasar laut yang keliatan kemilau karena diterpa sinar surya yang sudah memerah ada yang menjadikan gulungan awan yang kadang menyerupai aneka gambar sebagai latar mereka berfose ria, sehingga waktu tigapuluh menitpun ditutup dengan azan magrib.

Masing-masing anggota mengeluarkan sarung yang mereka sudah siapkan dari rumah sebagai sarung untuk solat juga sebagai alas solat. masing-masing mencari tempat untuk solat magrib. Setelah semua selesai melaksanakan kewajibannya. Kemabali mereka mengambil gambar yang view sekitar pantai semakin mengasyikkan saja. Ada yang menyasar sang rembulan yang sepertinya masih malu-malu menampakkan diri sehingga secara perlahan membuka tabirnya yang berupa gumpalan awan untuk kemudian menampakkan wajahnya seratus persen. Dan hal itu yang ketika dipadu padankan dengan kemilau air laut yang diterpa sinarnya sungguh akan merupakan background poto yang sangat indah. Masing-masing anggota CS memanfaatkan moment tersebut sebaik-baiknya dengan bergantian saling photo dengan berbagai action, ada yang menunjuk bulan, ada yang merenung dibawah sinar rembulan bahkan ada yang sedang menjemput bulan.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru