"Pelagak Lekong Belah" dengan Kepala Kampung

Ditengah kegembiraan warga kampung media dalam menghadiri kegiatan yang ditunggu-tunggu selama satu tahun dan ditengah keceriaan para warga kampung yang berhasil tulisannya masuk menjadi nominasi terbaik pada masing-masing kategori, ternyata sangat beda dengan kembiraan dan keceriaan yang dialami penulis brewok yang menjabat sebagai koordinator Kampung Media.

Adapun yang membuat pemilik tubuh pendek dan gemuk dengan brewok yang melingkari mulutnya adalah karena beberapa hal, pertama merasa tersanjung karena waktu warga kampung media di undang silaturrahmi dan makan siang oleh Bapak Wali Kota Mataram Bapak TGH. Ahyar Abduh, dirinya dapat penunjukan langsung oleh Bapak Kepala Kampung untuk duduk satu meja dengan Bapak Wali Kota Mataram. Dan yang membuat inisiator Desa Wisata itu lebih senang dan gembira lagi adalah karena banyak mendapat siraman rohani dari sang Kepala Kampung yang mengajak untuk istirahat bareng di ruang 501 Golden Tulip sambil menunggu peserta malam unegerah tiba dan acara di mulai.

Terlalu banyak isi petuah yang disampaikan oleh sang kepala kampung pada kesempatan yang di dengarkan dengan seksama oleh warga kampung  tiga kecamatan di lombok tengah yang diwakili oleh Zulkarna, S.Pd., M.BE selaku koordinator kampung Media Begibung, Muhammad Rizal Suryadin, S. Pd. Dan penulis sendiri. Demikian banyak kesimpulan yang didapat dalam kesempatan itu hingga tidak cukup halaman untuk ditulis disini. Yang pasti bahwa segala petunjuk saran yang disampaikan memang sangat dibutuhkan baik terkait tulis menulis maupun juga dalam melakoni kehidupan sehari-hari.

Tidak Cuma itu yang membuat penulis juga warga kampung media yang lain sangat merasa senang tapi karena pada malam itu juga diberikan honorarium penulisan selama satu tahun bagi penulis yang tulisannya berhasil menjadi headline, sehingga banyak banyak diantara para penulis yang menerima honorarium dengan jumlah yang sangat pastatic, bisa pembaca kalkulasikan sendiri bahwa satu tulisan head line dibayar Rp. 150.000, kalau seorang warga kampung punya tulisan 100 yang jadi head line berarti 150.000 X 100 = bukankah jumlahnya menjadi 15.000.000? pantastic kan?, mana sudah dapat uang, dapat promosi gratis karena tulisannya dibaca kadang sampai puluhan ribu dalam hitungan jam. Menarik bukan?, kalau memang menarik kenapa tidak kita memulai ramai-ramai menulis di kampung media?, ayo segera bikin akun bagi yang belum daftar dan bagi yang sudah daftar, segera tingkatkan intensitas menulisnya. () -03

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru