Club Sepeda di Desa Wisata


Masmas sudah di install menjadi Desa Wisata sejak tahun 2009 oleh inisiator dan kreatornya yang mungkin namannya tidak asing di kalangan pembaca setia Kampung Media, ia adalah Habib yang memiliki nama lengkap HABIBURRAHMAN YUSUF AKBAR, yang ternyata belakangan ini sangat diminati oleh para wisatawan manca negara terutama Jerman dan Prancis.

Untuk memudahkan sistim Koordinasi dan konsolidasi antar semua stake holder yang ada, maka sang kreator yang kebetulan jadi pengelola langsung, menyerahkan pengelolaannya kepada komunitas yang disepakati bernama Kelompok Pengelola Village Based Tourism yang disingkat KaPe VBT.

Disingkatnya menjadi KaPe VBT buat kebetulan, tapi memang sudah merupakan bagian dari strategi pemasaran yang dikandung maksud “Supaya lebih familier, lebih menarik karena mereka akan menyangka itu adalah Cafe yang identik dengan tempat tongkrongan kaum muda”, itu salah satu alasan yang disampaikan sang inisiator saat ditanya soal penamaan KaPe VBT.

Masih menurut sang directur KaPe, bahwa dalam perjalanan perkembangan desa wisata masmas, ada hal yang dirasa ironis, dimana masmas ini sudah sangat dikenal dimana-mana sampai luar negeri bahkan hampir setiap hari dikunjungi wisatawan Jerman dan Prancis, tapi justru di wisatawan nusantara justru masih sangat sepi bahkan para pelaku wisata di wilayah lombok mulai dari HPI, travel, pemilik hotel, sopir travel dan lain sebaginya masih banyak yang tidak mengenal desa wisata masmas. Ini menjadi tantangan besar sang direktur. Dan itu juga yang menjadi sebab bagi sang direktur untuk tidak bosan-bosannya berkreasi melakukan berbagai kegiatan yang dikemas dalam berbagai komunitas.

Diantara  komunitas dan kegiatan yang dilakukan sebagai media sosisalisasi dan upaya peningkatan kafasitas warga, adalah membentuk Tim Sepeda Santai Masmas Desa Wisata yang disingkat TS2Masdewis atau Club Sepeda Masmas Desa Wisata yang disingkat CS MasDeWis yang tugas dan kegiatannya adalah bersepeda keliling Desa Masmas setiap sabtu dan ke destinasi destinasi sekitar setiap pagi minggu.

Untuk mendukung kegiatan CS Masdewis, beberapa personilnya membentuk komunitas sebagai suporting systim yang menjadi penyuport dana talangan dalam memenuhi semua kebutuhan CS Masdewis mulai dari sepeda, aksesoris sepeda, pakaian sepeda dan atribut-atribut lainnya yang dikelola pure bisnis, kelompok ini menamakan dirinya kelompok empat sekawan yang disingkat pokESwan, karena anggotanya Cuma empat orang. Kelompok ini adalah kelompok yang dibentuk berorientasi bisnis.


Untuk terus berupaya membangun hubungan emosional antar anggota komunitas yang tidak Cuma berasal dari desa masmas tapi juga dari beberapa desa tetangga seperti tampak siring, presak, teratak dan desa-desa tetangga lainnya, komunitas ini melakukan pertemuan rutin setiap malam sabtu untuk sekedar ngobrol bareng sambil mendiskusikan rute yang akan di tuju pada setiap pagi sabtu dan minggu. Juga tehnis perjalanannya misalnya ngumpul dimana, jam berapa, lewat mana, ketemu dimana finish di mana dan lain sebagainya.

Komunitas yang terbilang sangat muda ini ternyata perkembangannya cukup pesat, buktinya dalam hitungan minggu sudah ada puluhan sepeda laku terjual dan anggota yang memesan sepeda juga terus meningkat.ini benar-benar menjadi pertanda perkembangan bisnis dan juga prosfek masmas menjadi destinasi wisata semakin menjanjikan.

Di dasari oleh tekad yang kuad untuk mempromosikan masmas menjadi destinasi wisata maka setiap kegiatan dan komunitas bahkan penamaan suatu tempat seperti jalan dan taman yang baru saja selesai dibangun pengelola selalu mengusulkan dua nama yaitu MasDeWis atau DeWiMas yang merupakan dari Masmas Desa Wisata atau Desa Wisata Masmas. [] - 01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru