Taufan Tantang Ahok Kembangkan Wisata Halal


KM. Mellbao; "Dengan melihat Trend Market Wisatawan Muslim dunia yang terus berkembang saat ini. Pemerintah DKI Jakarta harusnya berani melakukan terobosan-terobosan dalam kebijakan pengembangan pariwisatanya. Ayo Pemerintah DKI dedikasikan salah satu pulau di Kepulauan Seribu menjadi "Halal Friendly Beach". Ini akan menjadi Atraksi yg menarik. Ayo bapak ibu yang dari Disbudpar DKI berani tidak sampaikan ke Bapak Ahok?,". Wacana ini dilontarkan oleh Taufan Rahmadi, Anggota Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Indonesia yang berkesempatan memberikan paparan dihadapan jajaran Disbudbar DKI Jakarta. (11/2/2016).

Turut hadir 60 pelaku industri pariwisata dan anggota Asosiasi se-DKI yang hadir pada acara Sosialisasi Strategi Kerjasama Pemasaran Wisata Halal yang diadakan oleh Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara. Acara Sosialisasi ini dibuka oleh Watie Moerani selaku Asdep SPP Nusantara. Dalam sambutannya menegaskan tentang komitmen kuat dari Kementrian Pariwisata di dalam mempercepat pengembangan wisata halal di Indonesia. Narasumber lain yang hadir di acara ini adalah Riyanto Sofyan sebagai Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Indonesia.

Riyanto memaparkan tentang Grand Strategi percepatan dari 10 destinasi wisata halal Indonesia, termasuk quick win di dalam bagaimana memenangkan persaingan didalam meraih pasar wisata muslim dunia. Riyanto menyatakan optimismenya kalau Indonesia akan mampu meraih kembali predikat sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia. "Salah satu kekuatan Indonesia yang mampu menarik wisatawan muslim dunia adalah selain sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia, juga disebabkan oleh beragamnya keindahan atraksi wisata alam yang sesuai dengan halal lifestyle," Ujar CEO PT. Sofyan Group, yang juga hotel miliknya sempat meraih World Best Friendly Family hotel di Abudhabi.

Penjelasan tentang definisi dari wisata halal dan bagaimana aplikasinya di dalam Industri kepariwisataan dipaparkan oleh Hafizuddin Ahmad dari Dewan Pengawas Syariah Sofyan Hotel. Tentang tantangan di program sertifikasi dalam industri halal di Indonesia saat ini sudah mulai teratasi seiring dengan dukungan fasilitasi yang diberikan oleh Kementrian Pariwisata.

Program dan Strategy branding dari wisata halal Indonesia juga tidak luput di bahas dlm program sosialisasi ini, Rizanto Binol Client Director Ogylvi Noor Indonesia menegaskan bahwa dibutuhkan kerjasama dan dukungan destinasi untuk menjadikan Indonesia sebagai the best halal destination in the world, Lombok sudah mengawali dengan penghargaan yang diraih. 

Wisata halal adalah extended service dari pilihan services pariwisata yang ditujukan kepada para wisatawan yang memang membutuhkan standard layanan halal disaat mereka berwisata. Jika sebuah unit usaha dalam halal services perlu disertifikasi itu lebih utama dikarenakan agar konsumen mengetahui dan yakin akan standard halal dari sebuah produk ataupun layanan.

Taufan Rahmadi juga berharap ajakan kepada pemerintah DKI Jakarta untuk mengembangkan wisata halal ini bisa disambut dalam bentuk kebijakan nyata, sehingga DKI bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia. Ujar pria kelahiran NTB ini. [Ahyar ros] Bahan berita sebagian bersumber dari TIM10 Percepetan Kemeneterian Pariwisata  Indonesia.   

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru