warga kampung bangga punya berita

Sebelum kampung media ada di nusa tenggara barat(NTB) warga-warga desa tidak bisa melakukan sebuah expresi atau inovasi yang di miliki oleh masing-masing warga kampung.

Tapi setelah Fairuzabadi atau akrab di panggil Abu Macel membuat seebuah media atau alat inpormasi yang betul-betul di tujukan kepada warga kampung atau pedalaman supaya bisa melakukan sebuah inovasi atau mengeluarkan ide-ide kreatif yang di miliki oleh masing-masing warga untuk bagaimana mengeluarkan pendapat-pendapat ataupun pengaduan,kritik-kritik kepada pemerintah yang sifatnya membangun negeri tercinta yaitu indonesia wabil khusus NTB.

Sebelum inovasi kampung media ini muncul warga kampung sangat cemburu melihat desa-desa lainnya yang selalu di liput oleh media , baik itu cetak maupun elektronik,

Tapi setelah munculnya kampung media. Tidak hanya wartawan saja yang bisa menjadi wartawan akan tetapi warga-warga kampung dimana pun saja tempatnya setelah melakukan registrasi di kampung media detik itu juga bisa langsung menjadi wartawan kampung media.

Ini adalah salah satu bentuk kebanggaan yang bisa di rasakan oleh warga-warga yang ingin mengadu kepada pemerintah, sebab tanpa adanya media-media sungguh pemerintah tidak akan bisa tahu kondisi warganya yang ada di masing-masing dusun atau pelosok desa.

Banyak warga yang mengatakan kalau kampung media adalah alat komunikasi atau informasi yang sangat luar biasa yang bisa mengenak langsung pada warga sehingga kita yang sebagai warga di pelosok desa bisa melakukan pengadua-pengaduan baik yang berupa infrastruktu ataupun SDA,SDM yang ada di masing kampung atau dusun.

Yang dulunya banyak warga atau siswa-siswa hanya membuka yang namanya facebook,twitter atau media lainnya tapi setelah kampung media tiba atau ada tentu pengguna-pengguna ini langsung beralih kekampung media, sebab selain kampung media merupakan alat informasi kampung media juga bisa membuat warga untuk menjadikan wadah sebagai alat untuk belajar menulis sebuah artikel atau berita-berita lainnya.

Yang dulunya banyak warga menulis hanya menulis di facebook dengan catatan membuat sbagai Arsip, tapi setelah Kampung Media ada bisa membuat warga menjadikan Arsip-Arsip tulisannya dan tidak akan bisa hilang atau di hilangkan.

Kampung media dari warga untuk Warga dan dari kampung untuk kampung.
Baca Pikir Kerja

eh masing-masing warga kampung.

Tapi setelah Fairuzabadi atau akrab di panggil Abu Macel membuat seebuah media atau alat inpormasi yang betul-betul di tujukan kepada warga kampung atau pedalaman supaya bisa melakukan sebuah inovasi atau mengeluarkan ide-ide kreatif yang di miliki oleh masing-masing warga untuk bagaimana mengeluarkan pendapat-pendapat ataupun pengaduan,kritik-kritik kepada pemerintah yang sifatnya membangun negeri tercinta yaitu indonesia wabil khusus NTB.

Sebelum inovasi kampung media ini muncul warga kampung sangat cemburu melihat desa-desa lainnya yang selalu di liput oleh media , baik itu cetak maupun elektronik,

Tapi setelah munculnya kampung media. Tidak hanya wartawan saja yang bisa menjadi wartawan akan tetapi warga-warga kampung dimana pun saja tempatnya setelah melakukan registrasi di kampung media detik itu juga bisa langsung menjadi wartawan kampung media.

Ini adalah salah satu bentuk keebanggaan yang bisa di rasakan oleh warga-warga yang ingin mengadu kepada pemerintah, sebab tanpa adanya media-media sungguh pemerintah tidak akan bisa tahu kondisi warganya yang ada di masing-masing dusun atau pelosok desa.

Banyak warga yang mengatakan kalau kampung media adalah alat komunikasi atau informasi yang sangat luar biasa yang bisa mengenak langsung pada warga sehingga kita yang sebagai warga di pelosok desa bisa melakukan pengadua-pengaduan baik yang berupa infrastruktu ataupun SDA,SDM yang ada di masing kampung atau dusun.

Yang dulunya banyak warga atau siswa-siswa hanya membuka yang namanya facebook,twitter atau media lainnya tapi setelah kampung media tiba atau ada tentu pengguna-pengguna ini langsung beralih kekampung media, sebab selain kampung media merupakan alat informasi kampung media juga bisa membuat warga untuk menjadikan wadah sebagai alat untuk belajar menulis sebuah artikel atau berita-berita lainnya.

Yang dulunya banyak warga menulis hanya menulis di facebook dengan catatan membuat sbagai Arsip, tapi setelah Kampung Media ada bisa membuat warga menjadikan Arsip-Arsip tulisannya dan tidak akan bisa hilang atau di hilangkan.

Kampung media dari warga untuk Warga dan dari kampung. Baca Pikir Kerja () -05

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru