Minggu Militer Bareng Pak Danrem

Salah satu solusi dan gagasan cerdas untuk mengatasi konflik antar kampung di Bima Dompu digagas oleh Jajajaran TNI. Minggu Militer, bukan berarti para tentara turun ke desa dan melakukan sweeping dan operasi terhadap senjata tajam dan melakukan tindakan represif terhadap warga. Tetapi Minggu Militer adalah kegiatan social dan budaya TNI bersama rakyat dalam membangun kebersamaan dan membantu warga dalam upaya kesejahteraan dan pemberdayaannya.

            Hal itulah yang mengemuka dalam silaturahmi dan diskusi Kampung Media kota dan Kabupaten Bima bersama Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, ST, M.Si di Hotel Mutmainnah Kota Bima Minggu (27/9). “ Dalam kegiatan Minggu militer, aparat TNI di turunkan di desa yang rawan konflik untuk berbaur bersama masyarakat melakukan gotong royong memperbaiki sarana dan prasarana di desa. “ Ungkap putera mantan Wakil gubernur NTB H.Lalu Srigede itu.

            Dikatakannya, kegiatan Minggu Militer dilakukan di desa dengan tetap melakukan rutinitas militer seperti apel pagi, Baris berbaris, Senam pagi bersama warga. Personil TNI tidur di rumah-rumah warga dan berbaur bersama warga. “ Personil TNI sudah terbiasa hidup bersama rakyat. Karena dukungan rakyat adalah sumber kekuatan TNI. “ Ungkap Rudy, sapaan akrab Danrem yang merupakan putera asli NTB ini.

            Minggu Militer adalah gagasan cerdas melalui pendekatan sosial dan budaya, bukan dengan pendekatan represif militeristik. Program ini membuhkan hasil, di beberapa desa konflik di Bima dan Dompu warga menyerahkan senjata api rakitan dan sejumlah amunisi. Demikian juga aktifitas begal yang marak terjadi di Lombok Tengah sudah berkurang. (alan)  - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru