lebaran identik dengan baju baru

Menjelang lebaran kenapa semua orang yang ada di Lombok khususnya selalu sibuk dengan yang namanya baju lebaran , hampir di setiap tahunnya pada masa hari raya idul fitri atau sebelum hari raya idul fitri yang pertama di siapkan untuk menyambut hari raya idul fitri adalah baju-baju lebaran dan perlengkapan-perlengkapan yang baru untuk persiapan hari raya

Kenapa tradisi seperti ini bahkan setiap tahun selalu dan selalu I tingkatkan  kita mulai melirik took-toko,mall,pasar atau tempat-tempat penjualan yang lainnya pasti  di penuhi dengan orang-orang yang membeli persiapan lebarannya , baik itu berupa sarung,baju,celana dan perlengkapan lainnya,.

Di mataram saja sejak mulai pertengahan puasa dan iul fitri sudah terpenuhi semua distro-distro dan took-toko lainnya bahkan parkiran motor saja sudah tidak ada jaln untuk orang parkir dan parkirannya pun ada yang sampai ke tepi jalan,

Hampir di semua tempat di Lombok ini terjadi dengan kesibukan mencari baju-baju buat lebaran, bahkan ada yang keliling-keliling kesemu tempat untuk mencari dan mengharap di berikan THR untuk lebaran nanti,lebaran sering identik dengan baju baru? Apakah karena suasannya yang baru ,banyak orang mengatakan di kalangan remaja atau anak-anak mengatakan kalau lebaran itu baju baru dab biasanya di sebutkan sama anak-anak kecil ,kapan sih lebaran aku mau beli baju baru. Kata-kata seperti ini sering di lontarkan oleh setiap anak-anak sehinngga menjadi kebiasaan anak-anak untuk terus meminta dan bahkan menangis ketika ingin di belikan baju baru ketika lebaran.

Lalu bagaimana dengan anak-anak jalanan yangtidak mampu atau anak-anak yang di bawah standar menegah yang tidak mampu untuk membeli satu baju saja kemuian dia melihat temen-temennya pada membeli baju lebaran atau baju baru,sangat kasihan I lihat ketika anak-anak yang tidak mampu kita biasakan dengan menggunakan baju baru pada saat lebaran.[] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru