Pijakan Awal Menuju Kampung Media

Sejak menjadi member 4 bulan lalu tepatnya Oktober 2014, salah seorang guru Bahasa Inggris bernama Zulkarna,MBA dengan KM-nya yang diberi nama KM.Begibung , telah sangat getol mempromosikan Kampung Media sebagai ajang belajar menulis sekaligus sebagai media menyampaikan informasi yang terkait dengan kampung halaman tempat tinggal kita, baik potensi budaya, sosial, adat-istiadat, peristiwa, tokoh-tokoh inspiratif maupun kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif yang dapat menginspirasi banyak orang sehingga bermanfaat dalam rangka membangun masyarakat menuju kehidupan dan kondisi yang lebih baik di masa depan.

Setelah beberapa pekan Kampung Media menjadi topik perbincangan di ruang guru, secara kebutulan informasi yang disampaikan pak Zulkarna diperkuat dengan ditayangkannya wawancara khusus Bapak Gubernur kita  Dr.TGH.Muhammad Zainul Madji oleh TV One dengan durasi yang cukup panjang, sehingga informasi yang belum tersampaikan pun dapat dipahami dengan lengkap.

Dari informasi yang disampaikan pak Zulkarna itulah kemudian lahir secara bersamaan KM.Puspalaya dan SMPN 3 Kopang sebagai member Kampung Media, yang secara kebetulan di kelola oleh penulis artikel ini (Hery,SE).

Lahirnya SMPN 3 Kopang sebagai member, telah dibuktikan dengan intensitasnya mem-publish artikelnya sejak mulai diterima admin Kampung Media.

Selanjutnya, penulis berfikir bahwa SMPN 3 Kopang sebagai central education bagi anak-anak yang memiliki segudang potensi sangatlah produktif  jika memanfaatkan Kampung Media sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat mereka dalam menulis untuk dituangkan tidak hanya sebatas di lingkungan sekolah semata melalui Mading-Mading Sekolah. Tetapi ketika mereka bisa eksis di Kampung Media, maka akan menjadi kebanggan tersendiri bagi mereka. Disatu sisi, ini akan menjadi nilai plus bagi peserta didik kelas IX yang saat ini masih belajar TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang terkait dengan pembelajaran penggunaan fasilitas-fasilitas internet.

Dari pemikiran penulis di atas, beberapa teman guru memberikan saran untuk tidak langsung mendorong mereka untuk menjadi member Kampung Media. Namun terlebih dahulu mereka diberikan pelatihan dasar menulis yang benar, sehingga setiap tulisan yang akan dipublikasikan di Kampung Media bisa lebih berkualitas.

Dari usulan itulah kemudian muncul ide untuk menjaring para peserta didik yang berminat dan tertarik terhadap ide tersebut di atas. Walhasil, terjaringlah sebanyak 20 oran siswa yang terdiri dari 14 orang putri dan 6 orang putra. Dan mulailah realisasi ide di atas dengan beberapa kali pertemuan sebagai awal perkenalan dan stimulasi potensi sehingga dapat memberikan motivasi untuk mencapai visi dan isi yang disepakati.

Selanjutnya, harapan kedepan semoga ini menjadi pijakan awal yang baik menuju generasi Jurnalis Kampung Media masa depan yang lebih baik. hery [] - 91

 

 

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru