Satu Musuh Sudah Banyak

Musuh atau lawan dapat ditemukan di berbagai tempat dan kapan saja. Hal ini tentu tergantung dari cara kita bersikap. Hanya saja terkadang seseorang yang kita anggap sebagai teman, tapi ternyata dia memandang kita sebagai saingan akhirnya menjadi musuh. Terkadang juga seseorang yang benar-benar kita sudah anggap teman, bahkan sudah dianggap seperti saudara kandung, namun di belakang justru dia yang banyak mencerikan kejelekan kita pada orang-orang, sehingga orang-orang itu berubah sikap pada diri kita dan dianggap kita sebagai musuh. Hati- hati memilih teman.

Mungkin anda memiliki satu musuh saja, tapi sangat membuat anda tidak tenang. Setiap kali anda bertemu, anda selalu dendam atau menampakkan kemarahan. Apalagi ketika anda tahu bahwa dialah yang banyak membuat fitnah tentang diri anda kepada semua orang-orang yang kenal anda dan dia kenal. Ini tentu sangat berbahaya, apalagi kalau musuh itu sangat dekat dengan kita, entah itu rekan kerja, relasi bisnis, terlebih kalau dia bertetangga dengan kita. Sangat membahayakan dan mengancam hidup kita.

Kalau saja musuh kita itu adalah tetangga dekat atau teman kerja, kira-kira apa yang akan terjadi. Apa tidak membuat anda gelisah, dan apa kira-kira tidak mengancam kredibilitas anda. Coba anda pikirkan dengan secara pangalaman. Atau mungkin anda pernah melihat bagaimana seseorang dipecat dari suatu perusahaan karena memiliki musuh satu orang di tempat kerjanya. Ataukah seorang pebisnis yang mengalami kemelaratan karena salah seorang saingan bisnis yang menjadi musuh yang sering menjelek-jelekkan.

Kepada pembaca, satu orang saja yang menjadi musuh kita, dia bisa berbicara ke mana-mana. Istilah orang adalah “ember” atau “spirtus”. Mereka bisa menjelek-jelekkan menzolimi anda, sehingga krebilitas anda terancam. Musuh kita itu bisa dan tidak malu, serta tidak takut menfitnah kita di depan orang-orang, terutama pada tempat kerja kita, dan terlebih kalau dia adalah teman kerja. Ini bisa membuat nama kita menjadi jelek di mata orang, sehingga dulunya anda emas sekarang menjadi perak.

Kalau anda sebagai pebisnis, hal ini sangat berbahaya pada usaha bisnis anda. Bisa saja partner bisnis anda mempercayai kata-kata musuh anda, sehingga terjadi pemutusan bisnis dari relasi anda.

Begitu pun juga dengan kalau anda seorang karyawan, dan memiliki musuh di kantor anda. Musuh anda itu bisa menfitnah atau menjelek-jelekkan anda, sehingga anda mendapat surat pemecatan secara tiba-tiba.Sangat menyedihkan.

Dalam dunia kampus pun sering terjadi permusuhan pada kalangan mahasiswa. Seorang mahsiswa jika tidak menyenangi seorang teman kuliah, dia bisa bertindak untuk menjelek-jelekkannya di depan dosen agar mendapat nilai E. Begitu pun juga pada kalangan dosen sering terjadi permusuhan. Seorang dosen yang jika memiliki musuh pada salah satu rekan dosennya, ini dapat berbahaya pada kredibilitasnya. Teman yang menjadi musuhnya tersebut dapat saja melakukan fitnah dan menjelek-jelekkan pada dosen-dosen lain dan pada atasan atau pejabat, sehingga kredibilitasnya sangat buruk, yang pada akhirnya dapat dipecat. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru