Padat Macet Mengular

KM. Begibung. Seiring dengan semakin populernya Pandan Duri sebagai salah satu tempat wisata gratis membuat pengunjung kian hari kian membeludak. Itupun yang terjadi pada hari Minggu sore, 21 Desember 2014. Menurut pantauan KM. Begibung yang kebetulan jalan-jalan ke tempat tersebut, memang benar para pengunjung saat itu sangat padat membanjiri Pandan Duri. Mereka berduyun-duyun datang untuk menikmati pemandangan alam sekitar dan menanti indahnya sunset tiba.

Hal tersebut mengakibatkan jalan yang mengelilingi waduk benar-benar padat, macet dan mengular samapi sekitar sepanjang satu kilo meteran. Kemacetan semakin menjadi-jadi karena diperparah oleh parkir di kiri kanan jalan yang semerawut lebih-lebih tidak adanya petugas yang mengatur sehingga kemacetanpun berlangsung cukup lama yaitu sekitar 1 jam. Kemacetan yang terjadi cukup lama ternyata dapat menyulut kejengkelan atau kemarahan beberapa pengengendara apa bila ada pengendara yang nyelonong masuk mengambil jalur kendaraan lain.

Benar apa yang diduga, percis didepan KM. Begibung ada pasangan muda mudi berboncengan  mencoba menerobos mengambil jalur kendaraan lain membuat kemacetan semakin sulit terurai. Melihat hal tersebut pengendara yang menerobos ditegur oleh beberapa orang yang kebetulan berada di dekatnya. Teguran tidak dihiraukan membuat dua orang anak muda yang kebetulan melihat ulahnya merasa jengkel lalu mengejar dan memukulnya sampai  jatuh dari sepeda motornya.

Tidak lama kemudian mereka bangun dan salah satu diantara mereka berusaha mencari si pemukul dengan niat untuk balas memukul. Lalu apa yang terjadi, bukanya dia dapat balas memukul namun justru si penerobos jalan tersebut mau dipukuli rame-rame oleh pengendara lain sehingga suasana semakin gaduh. Untung saja ada beberapa orang yang melerai termasuk KM. Begibung yang kebetulan berada di tengah insiden tersebut, sehingga Alahamdulillah situasi dapat terkendali. Dan Setelah sekitar lebih kurang satu jam kemacetan berlangsung, ahirnya arus lalu lintas kembali normal berkat beberapa sukarelawan yang turun tangan berusaha mengurai kemacetan tersebut.

Mencermati masalah tersebut, maka hendaknya pemerintah Lombok Timur melalui Kanit Satlantas Polres Lotim cepat tanggap dengan permasalahan terutama masalah kemacetan yang selalu terjadi pada sore hari. Hal ini diharapakan untuk mengantispasi dan mencegah terjadinya korban kecelakaan. Selain itu juga dengan hadirnya petugas keamanan diharapkan akan bisa mengantisispasi tenjadinya perkelahian antar pengunjung yang mayoritas berasal dari kaum muda dimana emosi mereka masih sangat cepat tersulut. (Zul) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru