Gotong Royong dari Kampung ke Kampung


KM-Madapangga—Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) kembali dilaksanakan di Kecamatan Madapangga, Bima-NTB, Minggu (7/12/2014). Bupati Bima Drs H Syafrudin HM Nur M.Pd tak sungkan membersihkan sampah disepanjang selokan jalan lintas pedesaan wilayah setempat. Blusukan orang nomor satu di Kabupaten Bima ini, merupakan bagian dari langkah kerja nyata yang ditunjukkan kepada publik dalam menggalakkan budaya bergotong-royong dengan masyarakat.

Masuk got, bukanlah hal baru yang dilakukan Bupati Bima. Semangat bergotong royong yang digalakkannya selalu didampingi isteri tercinta Hj Rostina, yang saat ini juga sebagai anggota DPRD kabupaten Bima yang dimandatkan oleh masyarakat Dapil Satu (Bolo, Madapangga, Donggo, Soromandi, Sanggar dan Tambora). Aksi yang ditunjukkan Bupati Bima bersama isterinya, mendapat apresiasi masyarakat Madapangga. Karena momentum kegiatan BBGRM yang kesekian kalinya itu, Bupati turun langsung membersihkan lingkungan bersama masyarakat.

Kegiatan BBGRM yang dikemas dalam bentuk gotong-royong untuk membersihkan lingkungan tersebut, berawal dari Desa Bolo Kecamatan Madapangga. Disepanjang jalan, aksi bersih-bersih, juga tak luput didampingi sejumlah Kepala SKPD dan ratusan pegawai muspika wilayah setempat. Sebelumnya, Bupati menyerahkan bantuan dana senilai Rp200 juta untuk kelanjutan pembangunan Masjid Nurul Yaqin Desa Bolo.

Dari Desa Bolo, Bupati bersama rombongan lingkup Pemkab, pemerintah kecamatan maupun desa, bertolak menuju Desa Rade. Kedatangan Bupati disambut antusias masyarakat setempat. Aksi bersih lingkungan sekitar kehidupan masyarakat, terus dilakukan. Di desa setempat, Bupati menyusuri jalan sambil memperhatikan dan membersihkan selokan (got) yang dipenuhi sampah. Tidak hanya itu, parit pinggir jalan yang tersumbat juga dibersihkan. Diujung desa tersebut, dilanjutkan peninjauan langsung kegiatan gotong royong masyarakat kelanjutan pembangunan Dam Rade. Beberapa tahun terakhir, Dam tersebut telah mampu menampung air yang dapat mengairi sawah yang semula sawah tadah hujan, kini menjadi sawah produktif.

Dari Desa Rade, Bupati dan rombongan kembali ke menyusuri jalan menggunakan sepeda motor menuju Desa Dena. Di desa itu, Bupati disambut para tokoh pendidikan dan ratusan siswa SMPN 1 Dena. Tak lama kemudian, Bupati dan rombongan melanjutkan agenda BBGRM di Desa Tonda.

Di Desa tersebut, Bupati melihat langsung kegiatan sunatan massa di Puskesmas Madapangga. Kegiatan sosial ini merupakan kerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Puskesmas Madapangga dan Bank BNI Cabang Bima. Tercatat 50 anak-anak usia dini dari sejumlah desa yang ada dilakukan sunatan gratis. Tak hanya itu, mereka juga diberikan makanan ringan (snack), sarung, Al-Qur’an dan kelengkapan alat tulis sekolah lainnya yang bersumber dari Bank BNI Cabang Bima. Pada kesempatan pula, Bupati Bima didampingi isteri menyerahkan bantuan lainnya, sebelum melakukan pose bersama dengan orang tua yang berhajat.

Dari Puskesmas, Bupati dan rombongan menuju SMAN 2 Madapangga, dalam rangka peresmian sekolah tersebut. Di lokasi itu, Bupati disambut ratusan warga dan tokoh pendidikan. Sebelum acara peresmian, Bupati melihat dari dekat kondisi bangunan sekolah. Bupati yang memiliki pandangan seni, menyarankan agar sekolah setempat segera dibuatkan taman dan penataan halaman yang rapi.

Dari sekolah, Bupati kembali menyusuri jalan pedesaan di Mpuri untuk melakukan kegiatan aksi bersih-bersih. Disepanjang jalan, Bupati disambut warga dan sebagian pula ada yang minta untuk pose bersama. Dipenghujung desa tersebut, Bupati langsung menaiki sepeda motor menuju Desa Woro.

Terlihat antusias, sepanjang kampung kelahiran H Usman AK itu, terlihat warga Woro sudah menunggu dan berdiri berjejer sepanjang jalan. Tida lain, mereka berkeinginan untuk silaturahmi sekaligus pose bersama dengan orang nomor satu di Kabupaten Bima. Bupati juga melihat dari dekat kondisi Masjid di dusun Woro Satu tersebut. Para petua-petua kampung, menyambut antusias kehadiran Bupati. Beberapa menit kemudian, Bupati bertolak ke desa induk. Namun sebelumnya, ratusan anak-anak remaja di desa itu menyambut kedatangan Bupati. Pose bersama pun tak luput dari keinginan warga masyarakat setempat.


Dari Desa Woro, Bupati dan rombongan menuju Desa Campa, bagian selatan wilayah Madapangga. Ditengah menyusuri jalan yang tak bersahabat, Bupati harus berhati-hati dalam bersepeda motor. Lincin, lumpur dan bebatuan tidak menjadi penghambat bagi Bupati untuk sampai ke Desa Campa. Bahkan saat melihat sekelompok warga yang tengah memperbaiki jalan rusak, Bupati pun turun dan ikut bergotong royong. Rasa kebersamaan dalam menggalakkan budaya gotong royong, menarik perhatian warga untuk semangat membangun desa mereka.

Untuk melaksanakan kegiatan yang sama (BBGRM), Bupati kembali menyusuri jalan. Di dusun Rasabou, Bupati kembali disambut antusias warga, tokoh pendidikan dan anak-anak sekolah. Kepekaan emosional Bupati dan warga setempat, terlihat saat mereka pose bersama. Setelah itu, Bupati menuju desa Induk (Campa).

Memasuki perkampungan, warga menyambut antusias kedatangan Bupati sepanjang jalan lingkar kampung tersebut. Hingga di Masjid Jami’ Nurul Huda, Bupati langsung silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta untuk pembangunan ulang Masjid tersebut. Bantuan itu merupakan tahap awal.  

Setelah menyerahkan bantuan, Bupati bertolak ke Kantor Camat Madapangga dalam rangka kegiatan sosialisasi anggaran yang masuk untuk pembangunan di wilayah Madapangga selama tahun 2014. Seperti pembangunan untuk infrastruktur, Madapangga mendapat anggaran senilai Rp8.267.836.400, dari total Rp10 miliar lebih.(muhsen)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru