Inspirasi Warga, Bupati Angkat Sampah

KM-Bolo—Bupati Bima Drs H Syafruddin HM Nur M.Pd tidak sungkan membersihkan sampah yang menyumbat sejumlah selokan di sepanjang jalan di Kecamatan Bolo, dalam kegiatan BBGRM, Minggu (30/11/2014) kemarin. Aksi bersih-bersih orang nomor satu di Kabupaten Bima itu, adalah bagian dari upaya menginspirasi masyarakat kecamatan setempat, untuk menggalakkan kembali budaya gotong-royong.

Aksi “masuk” got Bupati didampingi isteri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj Rostina H Syafruddin, diapresiasi masyarakat Bolo. Pasalnya, baru pada momentum kegiatan bulan bakti gotong-royong masyarakat (BBGRM) kali ini Bupati turun langsung membersihkan lingkungan. “Kami salut karena pemimpin langsung turun bersentuhan dengan lingkungan dan masyarakat,” ujar warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo H Aidin.

Kegiatan BBGRM yang dikemas dalam bentuk gotong-royong membersihkan lingkungan saat itu, dihadiri sejumlah Kepala SKPD dan ratusan pegawai lingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan maupun desa. BBGRM rombongan Bupati diawali di Desa Sanolo Kecamatan Bolo, sekira pukul 08.30 Wita.

Di desa setempat, Bupati menyusuri jalan sambil memperhatikan dan membersihkan selokan (got) yang dipenuhi sampah. Tidak hanya itu, parit dalam areal persawahan yang tersumbat juga dibersihkan.

Dari Desa Sanolo, Bupati dan rombongan berjalan kaki menyusuri jalan hingga ke Desa Sondosia, Darusalam dan Bontokape. Sama seperti yang dilakukan di Desa Sanolo, Bupati dan rombongan membersihkan jalan dan selokan dari tumpukan sampah.

Demikian sepanjang jalan Desa Timu, Desa Leu hingga Pasar Sila, Bupati membersihkannya dengan cermat. Kegiatan bersih-bersih ala Bupati ini berakhir di kompleks pemakaman umum Desa Rasabou.

Khusus di Desa Rasabou, Bupati disambut antusias oleh masyarakat setempat yang disertai alunan musik tradisional Kareku Kandei (gebuk antan beramai-ramai menggunakan alu). Bahkan, Bupati menyempatkan diri nimbrung memainkan kareku kandei bersama sejumlah ibu-ibu setempat. “Gotong-royong harus terus kita galakan untuk menciptakan kebersamaan,” ujar Bupati sembari membersihkan sampah di kompleks pemakaman Rasabou.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima M Chandra Kusuma AP, tak henti-hentinya mengimbau dan mengajak masyarakat Bolo untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan.

Sepanjang jalan menggunakan pengeras suara, Chandra menyampaikan pesan tentang makna gotong-royong. “Mari kita galakan kembali budaya gotong-royong,” ajaknya.

Apalagi, kata dia, memasuki musim hujan saat ini lingkungan penting dijaga kebersihannya. Karena penyakit berbasis lingkungan (seperti demam berdarah dengue dan malaria), rentan menyerang warga dari tumpukan sampah dan genangan air. “Untuk menghindari penyakit itu, lingkungan harus kita bersihkan,” terang Chandra.

Dari desa Rasabou, Bupati dan rombongan bertolak ke desa Tambe dalam kegiatan yang sama. Di TPU desa setempat, bupati bersama-sama warga membersihkan di luar areal kuburan. Tak hanya itu, disela-sela blusukannya, Bupati merespon aspirasi warga yang sebelumnya mengharapkan bantuan untuk perbaikan gang dan kelanjutan pembangunan pagar tembok TPU.

Setelah bersama warga desa Tambe, Bupati dan rombongan melanjutkan kegiatan sosialisasi dukungan dana untuk pembangunan di kecamatan Bolo. Sosialisasi bertempat di Paruga Nae Bolo, Bupati memaparkan bahwa total anggaran yang dikucurkan dari sejumlah SKPD senilai Rp22.333.316.000. Lebih khususnya lagi, bahwa untuk pembanguna tempat ibadah (masjid dan mushalla) sebesar Rp700 juta.

Setelah memaparkan sejumlah program yang dikucurkan di kecamatan Bolo, Bupati dan rombongan langsung bertolak menuju desa Kara dalam kegiatan yang sama.(adi) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru