Pecan Pertama Ramadhan, Polsek Tangani Enam Kasus

KM, Sarei Ndai.-

Minggu pertama bulan puasa polisi Polsek Woha telah menerima sebanyak Enam kasus yang dilaporkan masyarakat. Keenam kasus tersebut, tercatat satu kasus yang dinilai mencolok, yaitu Kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor).

Sedangkan kasus lainya, masing-masing kasus Kekerasan Dalam Rumah tangga (KDRT), pengerusakan, penganiayaan, pengancaman dan membuat perasaan tidak enak. “Sejumlah kasus tersebut sudah kami tangani dengan baik dan masih proses penyelidikan,”demikian yang disampaikan Kanit Reskrim Polsek Woha IPDA Jufri, Ahad (6/7) kemarin.

Menurut Jufri, kasus yang ditangani kami merupakan kasus ringan, dan hanya satu yang terlihat mencolok. yaitu kasus pengungkapan spesial curanmor. Sembari mengaku, kami sudah mengamankan dua pelaku curanmon. Tentu dengan klebnerhasilan ini, kami akan kerja ekstra untuk merngungkap sindikat spesialis curanmor lainya.

“Saya (Kanit reskrim, red) pelaku yang kami amankan ini, pasti mengetahui jaringan sindikat spesialis curanmor. Makanya kami akan melakukan pengembangan kasusnya sampai semuanya terbongkar,”Janjinya kepada KM Sarei Ndai kemarin di kantornya.

Sementara untuk lima kasus lainya kata Jufrin, ia menganggap kasus tersebut adalah kasus ringan. Dengan demikian, pihak kepolisian  sudah melakukan memediasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Kami sudah melakukan langkah pencegahan, kalau ada yang mau kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan, kita selesaikan dan kalau mau lanjut, kitapun tidak memaksa dan kita akan lanjutkan.

“Sebelum kasus kita limpahkan kerkejaksaan, kita utamakan dulu upaya damai, tentu dengan langkah itu hubungan emosianal masyarakat akan terjaga,”jelasnya.

Lanjutnya, masing-masing kasus tersebut terjadi di Desa Samili, Tente, Kalampa dua kasus, Naru dan Talabiu. Ia berharap, seluruh masyarakat Kecamatan Woha agar tidak melakukan hal-hal yang akan berurusan dengan hukum. Apalgi saat ini kita tengah menjalani Ibadah Puasa.

“jangan kotori hati kita dengan sikap yang tidak mengenakan, dan tanamkan hati itu dengan penuh keakaraban, karena ini bulan yang suci untuk saling memaaf-maafan,”pungkasnya.(Yadin)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru