Petani Bawang Harus Ikut Pola Tanam

Donggo—Plt UPT dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura kecamatan Soromandi Muhtar S.PKp menilai, bahwa terjadinya gagal panen tanaman bawang merah milik petani desa Sai dan Sampungu karena kurangnya kesadarasan mereka yang enggang mengikuti pola tanam.

“Jika pola tanam baik, tak mungkin terjadi gagal panen,” kata Muhtar menjawab pemberitaan MN edisi sebelumnya.

            Menurut Muhtar, memasuki Musim Kemarau (MK) I—selain mengatur pola tanam, penanaman jangan dilakukan hanya satu jenis tanaman saja. Hal ini mengingat tanah sebagai media tanaman yang membutuhkan siklus yang akan memutuskan organisme penggangu bagi tanaman lainnya.

             Faktor cuaca, juga salah satu penyebab gagal panen. Karena tingkat suhu udara cukup tinggi (Elnoni), sehingga berdampak pada inteks penyakit hama penyerangan tanaman cukup tinggi.

Di satu sisi, terkadang para petani mengejar dan tergiur dengan tingginya harga beli bawang merah, sehingga tidak memperhatikan pola tanam yang baik.

            Pihak Dinas Pertanian Kabupaten bersama Petugas Hama Penyakit (PHP) dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP), kerap turun lapangan dalam rangka sosialisasi kepada petani agar mereka memahami pola tanam yang baik.(bop) - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru