Gagal Panen, Petani Bawang Merana

Kampung-Media: Sejumlah petani bawang merah di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima mengeluh. Masalahnya, tanaman mereka diserang hama. Akibatnya sejumlah petani setempat mengaku rugi hingga puluhan juta rupiah.

Petani bawang merah asal Soromandi, Arifuraidin mengaku akibat diserang hama, hampir seluruh tanaman miliknya mati. Hal yang sama juga dialami petani lainnya, “Kita lagi pusing, nggak tahu bagaimana cara antisipasinya sekarang. Sudah banyak yang rusak,” katanya di Bajo, kemarin.

Bapak dua anak ini mengaku, akibat diserang hama rugi hingga puluhan juta rupiah. Sebelumnya, untuk harga bibit dan persiapan tanam mengeluarkan uang Rp70 juta. “Sekali semprot tanaman kita keluarkan uang sampai 400 ribu untuk satu tangki. Tapi yang bikin pusing sering nggak mempan, hama tetap menjalar,” ujarnya.

Arif berharap instansi terkait seperti Dinas Pertanian dan Hortikultura intensif berkunjung ke lapangan, membimbing dan mengarahkan petani agar bisa mengantisipasi ancaman hama, “Bukan saya saja yang rugi seperti ini tapi hampir seluruh petani bawang merah di Sampungu,” katanya.

Petani lainnya, Mustamin mengaku gagal panen karena seluru tanamannya diserang hama. Satu hektar tanaman miliknya tidak ada yang bisa diselamatkan dari serangan hama. “Nggak ada harapan lagi, semua tanaman bawang saya sudah mati diserang hama,” ujarnya. (FS/AN) 03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru