Dulu di Pegang Sekarang di Tekan

KM Bajang_Bilekedit. Itulah salah satu kata yang keluar dari  Bapak Fairuzzabadi  Kepala Kampung Media (Abu Macel) dalam acara Temu Kreatif Antar Komunitas Kampung Media Lombok Barat di Lesehan Carpio 2  Dasan Tereng Narmada Kamis, 21 Mei 2014.

Acara Temu Kreatif Kampung Media Lombok Barat tersebut berlangsung selama 4 jam dan  dihadiri oleh semua Komitas Kampung Media dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Acara tersebut membahas tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Penyususnan Buku “Kisah Inspirasi Dari Kampung”.

Pada Acara diawali dengan pembahasan tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan selaku narasumber dalam hal ini adalah bapak Wiboko dari Telkomsel, dalam penjelasannya bapak Wiboko  mengajak semua Komunitas Kampung Media untuk menjadi agen BUNET (Berantas Buta Internet) karena internet memudahkan kita untuk bersosialisa tanpa batas ruang dan waktu dengan banyaknya media-media sosial yang ada disana dan selain itu internet juga menyediakan informasi apapun yang kita butuhkan, misalnya dalam bidang usaha internet dapat mempercepat akses untuk mempromosikan produk dengan cepat dan hemat biaya.

Setelah Pak Wiboko selesai menjelaskan tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, acara dilanjutkan dengan Penyususnan Buku “Inspirasi Dari Kampung” dan selaku pembicara bapak Fairuzzabadi Kepala Kampung Media yang populer sebagai Abu Macel. Pak Fairuz menjelaskan bahwa buku inpirasi dari kampung ini adalah buku yang merupakan kumpulan kisa-kisah inspiratif yang akan dikumpulkan dari tulisan-tulisan warga Kampung Media sendiri.

Buku Inspirasi dari Kampung ini rencananya akan diedarkan pada saat Jambore Kampung Media pada bulan september 2014 dan warga kampung media dipersilahkan untuk menulis kisah-kisah inspiratif yang nantinya akan di seleksi pada bulan Agustus dan akan dikumpulkan menjadi sebuah buku.

Selain itu dalam penjelasannya, Kepala Kampung Media memberikan motivasi kepada semua Komunitas Kampung Media Lombok Barat untuk terus aktif menuangkan ide dan pikirannya kedalam tulisan karena menulis adalah salah satu bentuk kekinian dari pemaknaan hadits tentang amar ma’ruf nahi munkar  dimana dalam hadits tersebut dijelaskan pertama bahwa ketika seseorang melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tangan.  

Majunya teknologi informasi memberikan kemudahan manusia dalam dalam melakukan segala macam aktifitas tak terkecuali menulis dan dalam menggambarkan hal tersebut bapak Fairuz mengatakan kalau dulu di pegang sekarang di tekan, artinya kalau dulu ketika kita hendak menulis repot sekali harus memegang bolpoint atau pensil tetapi sekarang cukup dengan menekan atau memencet tombol huruf maka jadilah sebuah tulisan.

Setelah kepala kampung media selesai memberikan penjelasan acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan ditup dengan doa yang dipimpin oleh Ust. H. Musleh dari KM Al Bajuri. (Jean)-01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru