Curah Hujan Kurang Produksi Padi Menurun

KM Kem
po -
  Dari hasil pantauan di beberapa lokasi sentra produksi tanaman padi tahun 2014 ini rata rata menurun bahkan sebagian gagal panen. Beberapa lokasi yang menjadi sentra produksi pada di Kecamatan Kempo, antara lain, So Oi, kalau Desa Konte, Kawinda, So Ele, Pinda , Madambia, Tolo Mango So Na’e, Desa Kempo, So Sumpa, Hela Sori, Tolo Ta A, Desa Ta A Dan Sera Desa Dorokobo mengalami hal yang sama.

Penurunan hasil produksi tahun ini beragam 15-20 % bahkan tidak sedikit yang gagal panen tergantung karakteristik lahan dan ada tidaknya sumber irigasi tehnik yang mendukung untuk pengairan tanaman. Walaupun di beberapa lokasi memiliki bendungan, rendahnya curah hujan dan tingginya suhu yang mempercepat penguapan air maka tetap mengalami hal serupa walaupaun tidak separah sawah tadah hujan.

Bebrapa petani yang menanam padi gogo rancah pada lahan dataran tinggi seperti ladang misalnya, banyak yang pulang dengan tangan hampa tanpa harus menunggu panen terlebih dahulu, karena padi yang ditanam mengeluarkan bulir dengan warna kehitam hitaman dan dipastikan tidak bisa berisi lagi.

Salah satu sampel misalnya, Tasrif warga Dorokobo, kepada KM Kempo Senen (7 /3 2014) menyatakan, tahun lalu sawahnya mampu menghasilkan 100 karung panen ukuran karung putih, bersih setelah potong ongkos buruh  panen, tapi tahun ini hanya 50 karung saja ukuran yang sama.dengan jenis tanah liat hitam lahan sawah tadah hujan dengan luas areal 1, 3 hektare perawatan standar ungkapnya.(03).

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru