Semarak Suasana Malam di Ina Hami

 

Bima, KM Sarei Ndai.-

Jika di Kota Bima ada Ama Hami yang merupakan tempat untuk bersantai pada sore dan malam hari, demikian juga di Desa Tente, Kecamatan Woha, terdapat tempat yang sama. Hanya saja, bedanya Ama Hami terdapat pantai sedangkan Ina Hami tidak. Namun, kemeriahan suasana malamnya tidak kalah seru.

Pantauan KM Sarei Ndai, banyak warga yang nongkrong di lokasi itu, pengunjung bisa menikmati berbagai menu masakan, mulai dari minuman ringan hingga makanan berat, seperti nasi campur dan nasi ayam lalapan.

Tidak diketahui persis kapan lokasi itu dinamakan Ina Hami, kemungkinan karena suasananya sama dengan di Ama Hami maka dinamakan Ina Hami. lokasi yang awalnya sebagai tempat berjualan para pedagang kaki lima dan terkesan kumuh itu, kini sudah disulap menjadi tempat nongkrong dan tempat mencari rejeki bagi warga sekitar. Pengunjung yang hadir tidak saja dari wilayah Woha. namun juga dari beberapa kecamatam di sekitar itu, seperti dari Kecamatan Monta, Belo, Palibelo, bahkan ada juga dari Kecamatan Langgudu dan Parado.

Para pedagang kaki lima menawarkan berbagai masakan khas sepert,i nasi ayam kampung lalapan hingga masakan khas jawa, "Setiap malam lokasi ini selalu ramai dikunjungi. Tempat ini menjadi lokasi alternatif bagi warga untuk bersantai, " kata Nur, pedagang nasi ayam lalapan di lokasi itu.

Selain nasi ayam lalapan, ada juga pedagang yang menawarkan nasi ikan laut bakar dan goreng, "Pokoknya kalau beerkunjung ke lokasi ini tidak mengecewakan, ana pasti puas," tambahnya.

Berapa untuk satu porsi nasi ayam kampung lalapan? kata Nur, cukup murah hanya Rp15 ribu, sedangkan untuk kopi dan teh hanya hanya Rp3000 per cangkir. Dalam sehari Nur mengaku bisa meraih keuntungan hingga ratusan ribu rupiah. Saat menikmati makanan atau minuman di lokasi itu, pengunjung bisa memilih duduk di bangku yang sudah disediakan atau dengan cara lecehan.

Nur sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah menata lokasi itu hingga menjadi tempat yang representatif untuk bersantai pada malam hari. Biasanya, puncak pengunjung datang sekira pukul 20.30 Wita hingga pukul 00.30 wita, "Bahkan, terkadang sampai jam 2 hingga jam 3 malam," kata Sri, pedagang lainnya.

Kesan tentang nikmatnya makanan di lokasi tersebut juga diungkapakan Abidin, "Cukup nyaman mas, menunya juga enak dan bervariasi," katanya saat bincang di lokasi itu. (yad/03)

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru