logoblog

Cari

Menjadi Narasumber Untuk Pertama Kali

Menjadi Narasumber Untuk Pertama Kali

Sabtu, (29/06) menjadi sejarah dalam hidupku. Ini dikarenakan, hari itu adalah untuk pertama kalinya aku menjadi narasumber dalam acara talk show

Rupa-Rupa

Muhammad Madun Anwar
Oleh Muhammad Madun Anwar
21 Agustus, 2019 17:24:29
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 1292 Kali

Sabtu, (29/06) menjadi sejarah dalam hidupku. Ini dikarenakan, hari itu adalah untuk pertama kalinya aku menjadi narasumber dalam acara talk show literasi begitu. Jujur, rasanya tidak karuan. Sebab, ada banyak hal yang ditakutkan; tidak bisa berbicara, gemetaran, tidak dipahami, suara tidak mengenakkan, hingga hal-hal buruk lainnya. Namanya untuk pertama kali, jadi, sahabat Kampung Media pasti tahu bagaimana rasanya.

Sebenarnya, ini pertama kali aku mau ikut acara seperti ini. Ada beberapa teman yang mengajak aku acara seperti ini untuk jadi narasumber, walau tingkatnya masih antar teman begitu, namun selalu aku tolak. Namun kali ini, ya, seperti aku mau mengubah diri menjadi lebih baik. Sepertinya, waktunya aku untuk mengembangkan diri.

Bagaimana hasilnya?

Menjadi narasumber merupakan hal yang pertama kali, dan alangkah berterima kasihnya aku kepada yang mengundang. Walau, ini dalam tingkat yang masih sederhana namun mampu membuat aku bisa berani untuk berbicara di depan orang. Dan syukurnya, peserta yang hadir juga tidak banyak. Jadi, hal yang buruk yang sempat aku pikirkan tidak terjadi secara keseluruhan.

Rasa aneh itu ada. Jelasnya, membuat aku gemetaran untuk hal pertama kalinya. Apalagi ketika ada sesi tanya jawab. Namun, ketika sudah mencoba untuk memulai berbicara... iya, menit berikutnya ternyata cukup membaik dan merasa ada tantangan pada diriku sendiri, hingga berbicara di depan ternyata cukup mengenakkan.

Apakah aku mau lagi?

Bila dirasa temanya sesuai dengan pengetahuanku, pasti aku mau lagi. Namun, masih dalam tahap yang sederhana saja. Sebab, aku masih dalam tahap pemula. Rasa grogi atau gemetar itu pasti akan datang juga. Namun, seiring dengan waktu, apalagi materinya bisa dikuasi, alangkah enaknya untuk bisa berbicara. Mempengaruhi orang lain berbuat positif itu rasanya luar biasa. Tapi... aku tidak tahu pasti, apakah apa yang aku bicarakan bisa tersampaikan ke peserta. Aku berharap bisa! Positif thinking.

 

Baca Juga :


Apa dampaknya untukku?

Sekarang, aku menyadari berbagi ilmu atau informasi itu sangatlah luar biasa. Secara batin, ada kebahagiaan yang terselip di situ. Utuk pribadiku, Insya Allah aku akan mencoba merubah diri lebih baik lagi. Setidaknya, kemampuanku untuk berbicara di depan umum harus ditingkatkan. Sekarang, aku bisa berbicara menggunakan microfon, dan beberapa lainnya. Namun, aku masih belum pandai menyusun kalimat demi kalimat bila berbicara di depan umum. Apa ini disebabkan karena kurangnya mental? Sepertinya. Hehe.

“Hidup itu memang harus ada perubahan. Perubahan itu akan datang bila kita mau mengubah diri. Menjadi lebih baik itu tidak ada ruginya.”

Aku nulis apaan, ya? Semoga sahabat Kampung Media mengerti. Hehe.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan