logoblog

Cari

Tokoh Muda Indonesia Bahas Kedamaian Pascapilpres

Tokoh Muda Indonesia Bahas Kedamaian Pascapilpres

Sejumlah tokoh Muda Indonesia hadir dalam Silaturahmi Bogor untuk Indonesia di Museum Balai Kirti Bogor, Rabu sore (15/5). Diantaranya Gubernur Jawa

Rupa-Rupa

Suparman
Oleh Suparman
16 Mei, 2019 09:05:51
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 187 Kali

Sejumlah tokoh Muda Indonesia hadir dalam Silaturahmi Bogor untuk Indonesia di Museum Balai Kirti Bogor, Rabu sore (15/5). Diantaranya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Walikota Tanggerang Selatan, Airin Rachmi Diany dan Walikota Bogor, Bima Arya.

“Kita ingin Indonesia yang damai. Seluruh pembicaraan tadi, diwarnai oleh semangat optimisme bagaimana membangun Indonesia dengan cara yang damai, kebersamaan,” ujar Bima arya, Walikota Bogor.

Bima Arya juga menjelaskan sejumlah poin penting terkait kondisi tanah air hari ini Pascapilpres 2019. Terhadap topik ini, semangat semua tokoh yang hadir sama. Semangat tersebut adalah menghormati seluruh mekanisme prosedural yang saat ini tengah berjalan di Pilpres 2019. Kalaupun ada persoalan hukum, para tokoh juga bersepakat untuk mempercayakan kepada aparat penegak hukum.

“Kami juga menyepakati selama hari-hari menjelang 22 Mei nanti, untuk mengokohkan kebersamaan kita, meminimalisir ruang-ruang yang memungkinkan terjadinya perpecahan. Kita menunggu proses yang berjalan sesuai dengan konstitusi. Kita hormati apapun sebagai keputusan dalam konteks konstitusi. Kita melihat harus diserahkan dalam proses hukum positif di Indonesia,” ujarnya.

 

Baca Juga :


Bima Arya menegaskan pula harapan agar pertemuan ini tidak berhenti hanya sampai di kesempatan tersebut. “Ada semangat untuk terus berlanjut ke daerah. Insya Allah akan ada teman-teman yang lain yang akan bergabung, berlanjut dari forum di Bogor pada hari ini,” ujarnya.

“Kita juga membangun gagasan ke depan, yaitu fokus kepada gagasan-gagasan kebangsaan. Fokus kepada nation building. Banyak gagasan untuk kita mengedukasi rakyat Indonesia agar semuanya siap untuk berdemokrasi secara sehat. Banyak gagasan ide ke depan,” ujarnya. (Sumber Humas;Man-TM)



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan