logoblog

Cari

Budut Tradisi Petani Kopi Desa Sajang

Budut Tradisi Petani Kopi Desa Sajang

KM. Sajang Bawak Nao _ Desa sajang memiliki persawahan dan perkebunan yang cukup luas, karena hampir 99% masyarakat Desa Sajang

Rupa-Rupa

KM. Sajang Bawak Nao
Oleh KM. Sajang Bawak Nao
09 Mei, 2019 22:07:32
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 2482 Kali


KM. Sajang Bawak Nao _ Desa sajang memiliki persawahan dan perkebunan yang cukup luas, karena hampir 99% masyarakat Desa Sajang memiliki mata pencaharian dari pertanian. 

Terlebih di dusun sajang Desa Sajang Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, memiliki perkebunan yang sangat luas dan memiliki banyak sekali komoditi di perkebunan tersebut diantaranya 
○Panili
○Kakao
○Durian 
○Kopi
○cabai
Dan banyak lagi yang lain. 

Dengan luas lahan yang dimiliki petani/pekebun di Desa Sajang membuat tidak sedikit petani kesulitan dalam merawat dan membersihkan lahan mereka dari gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

Hal ini memacu masyarakat Desa Sajang untuk membentuk kelompok-kelompok tani, guna saling membantu dalam pekerjaan di kebun-kebun para petani. 

Para petani desa sajang dalam kelompok mereka membentuk satu tradisi yang mereka sebut dengan budut. 

Budut merupakan istilah yang bermakna siru atau kerja kelompok secara bergiliran. Tradisi budut ini sudah dilakukan secara turun temurun.

Petani yang akan di bersihkan lahannya dari gulma tidak perlu mengeluarkan biaya, karena tradisi budut atau siru ini sangat membantu mereka dalam pelaksanaan perawatan kebun. 

 

Baca Juga :


Adapun metode yang dilakukan dalam pembersihan atau pembatasan gulma ini tidak boleh sembarangan. Jadi untuk menjaga kualitas kopi para petani yang ada di desa sajang melakukan pembatasan gulma menggunakan 2 metode yaitu :

1. Pencabutan

Teknik pencabutan dilaksanakan dengan mencabut atau menyiangi tumbuhan gulma yang tumbuh di area perkebunan. Kelebihan dari teknik ini adalah hampir tidak ada dampak negatif yang ditimbulkannya. Walaupun pengerjaannya mudah, namun metode pencabutan ini tidak terlalu efektif terutama dalam menghilangkan umbi gulma.

2. Pembabatan

Membabat habis semua gulma yang hidup di perkebunan kopi juga bisa Anda berlakukan. Metode ini paling pas dilakukan di perkebunan yang memiliki tanah berkontur miring sebab dapat mencegah terjadinya erosi. Supaya pelaksanaannya lebih efisien, pembabatan sebaiknya diterapkan ketika gulma masih berbentuk biji.

By. Hajrul Azmi 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan