logoblog

Cari

Gubernur Paparkan Enam Poin Misi NTB Gemilang

Gubernur Paparkan Enam Poin Misi NTB Gemilang

Didepan Forum Pimpinan Daerah dan Forum Perangkat Daerah, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, memaparkan Visi membangun NTB Gemilang dan enam Misi

Rupa-Rupa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
01 April, 2019 20:54:34
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 2482 Kali

Didepan Forum Pimpinan Daerah dan Forum Perangkat Daerah, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, memaparkan Visi membangun NTB Gemilang dan enam Misi dalam mewujudkan NTB Gemilang pada tahun 2019-2023.

Menurutnya,  NTB yang gemilang kedepan harus terukur dalam mewujudkan NTB Baldatun Toyyibatun Warabbun Gofur. Nah, bagaimana menurut Doktor Zul tentang konpes Misi NTB Gemilang, yang dipaparkan pada acara penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi NTB tahun 2020, di Hotel Lombok Raya, Senin (1/4/2019).

Menjabarkan Misi tersebut, menurut Gubernur bahwa NTB Tangguh dan Mantap sebagai misi pertama, Tangguh maksudnya bukan sekedar analogi kuda jantan saja, akan tetapi Tangguh merupkan kemampuan untuk bangkit.

“Orang yang punya kemampuan bangkit delapan kali setelah terjatuh tujuh kali. Seperti kata kepala Negara, NTB ini Provinsi yang dilingkipi ring of piyer, akan berdampak terjadinya bencana setiap saat,” tuturnya.

Masyarakat NTB, harus punya daya tahan dan bisa memprediksi dan berdamai saat bencana terjadi. Negara maju seperti Jepang ketika bencana gempa bumi warganya tetap tenang, karena tahu yang harus lakukan.

Bencana banjir, tanah longsor, gempa bumi,  tidak panik menghadapi bencana dan punya kemampuan mengantisipasi, dengan tenang tanpa panik.

"Mudah-mudahan kita tidak menginginkan ada infrastruktur di NTB yang tidak beraspal, semuanya mantap. Infrastruktur mantap bukan hanya ada di Pulau Lombok tapi juga pulau-pulau yang lain di NTB", ucapnya.

Misi Kedua, NTB bersih dan melayani, merupakan kata yang gampang diucap, tapi susah dilaksanakan. Siapa yang menjadi gubernur atau bupati, harus mau melayani dan berinteraksi dengan masyarakat. "Jadi gak gampang karena godaannya banyak, posisi kita yang mungkin terlena,”katanya.

Untuk itu, misi ini betul dijaga agar jangan sampai ada hal-hal yang melukai masyarakat kita dikemudian hari. "Ini gampang tapi susah, kalau tidak kita saling bertemu dan mengingatkan", tandasnya.

Ketiga, NTB sehat dan cerdas, segala kemajuan di NTB saat ini, tidak memiliki makna kalau masyarakat sakit, masih ada masyarakat yang meninggal dijalan karena sakit karena tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai dan karena jauhnya pelayanan kesehatan.

"Apa guna kita ada MotoGP, ada Mandalika ,  kalau masyarakat kita sakit, ada yang meninggal di jalan karena tidak menemukan fasilitas kesehatan, ada yang meninggal di jalan karena nggak ada bidan nggak ada dokter", ujarnya.

 

Baca Juga :


Sedangkan untuk NTB cerdas, ia mengatakan masyarakat NTB harus berpendidikan. Untuk mendapatkan pendidikan hak semua strata sosial mendapatkan pendidikan dasar, begitu juga menengah dan termasuk untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Kemudian Keempat, Misi NTB Asri dan Lestari, gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota menata dan menghadirkan tanaman-tanaman yang asri sehingga di NTB kita bisa menemukan tempat tenang, sejuk dan nyaman. "Keasrian ini penting, taman-taman indah supaya kabupaten kita tambah bagus,” ujar Doktor Zul.

Sedangkan NTB lestari, pemerintah dan masyarakat diminta menjaga kelestarian Hutan. Sehingga lingkungan dan alam lestari yang kita dambakan akan terwujud, meminimalisir berbagai macam bencana.

Selanjutnya yang ke Lima, NTB Sejahtera dan Mandiri, menurut gubernur untuk mewujudkan NTB sejahtera yang menjadi prioritas pemerintah. Kemakmuran, kesejahteraan, daya beli harus diprioritaskan. Karena kesejahteraan punya korelasi positif dengan akrab dan ramahnya daerah kita pada investor.

"Tidak mungkin ada lapangan kerja, tidak mungkin kita menyelesaikan kemiskinan kalau kita tidak ramah terhadap investasi", ungkapnya.

Maka, jangan sampai ada birokrat dan pimpinan untuk mempersulit hadirnya investasi atau dunia usaha di tempat kita. Justeru sebaliknya apa yang bisa dilakukan supaya investor merasa betah dan nyaman dibandingkan daerah lain.

"Bila perlu kita menjemput pengusaha yang ada disana itu, untuk hadir di tempat kita, dan itu biasanya karena pertemuan-pertemuan informal, bukan karena yang formal,”katanya

Mandiri mengandung makna yang identik dengan anak-anak muda daerah kita berpartisipasi aktif bukan sebagai penonton tapi sebagai pemain. "Kita tidak ingin MotoGP, Mandakika, Smelter, kalau semua orang tenaga kerjanya itu dari luar NTB". ujarnya.

Misi yang terakhir, Keenam adalah NTB Aman dan Berkah, artinya orang yang datang ke NTB tidak merasa takut. Sedangkan berkah itu adalah magfirah Allah SWT akan menyapa kita semua. Sumber Humas NTB (Edy-Tim Media)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan