logoblog

Cari

Pemdes Wujud Pemerintah Pusat di Desa

Pemdes Wujud Pemerintah Pusat di Desa

Pemerintah berkomitmen menjadikan desa sebagai unit pemerintah di tingkat bawah yang bersinggungan langsung masyarakat. Pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjalankan

Rupa-Rupa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
21 Maret, 2019 19:49:10
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 1445 Kali

Pemerintah berkomitmen menjadikan desa sebagai unit pemerintah di tingkat bawah yang bersinggungan langsung masyarakat. Pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjalankan tugas-tugas pemerintah pusat.

Sehingga kita terus berusaha setahap demi setahap mengubah wajah desa.  Desa yang identik dengan kemiskinan dan penggangguran. Namu sekarang wajah desa mulai berubah. “Wajah desa saat ini sudah mulai berseri, sehingga membuat orang desa nyaman dan betah lebih lama tinggal didesanya,” kata Sekjen Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, H. Anwar Sanusi, PhD.

Pemerintah RI berkomitmen mewujudkan menyalurkan Dana Desa kepada Pemerintah desa, sejak tahun 2015, walaupun ada pihak yang tidak setuju, namun Pemerintah tetap komitmen untuk menyalurkan dana desa. Melalui Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah mengamanatkan untuk mengawal desa yang telah dialokasi dana desa sesuai dengan Undang-undang Desa nomor 6 tahun 2014.

Hadirnya Balai Latihan Masyarakat merupakan upaya Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI untuk memberikan pelatihan bagi masyarakat. Sehingga kapasitas masyarakat meningkat. “Pelatihan untuk meningkatkan keahliannya untuk dapat mengelola desa yang sedang harapan dan asa,” kata Anwar Sanusi, Selasa (18/3) di Kota Mataram.

Sementara itu, Sekda NTB Ir. H. Rosiady Husaenie Sayuti, M.Sc, P.hD menyambut baik adanya Balai Latihan Masyarakat Denpasar yang diperuntukan bagi NTB, NTT dan Bali.

Karena dapat mewujudkan proses percepatan pembangunan desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus penururunan angka kemiskinan yang dapat disinergikan dengan sistematis.

 

Baca Juga :


Dengan adanya Balai Latihan Masyarakat yang merupakan perpanjangan tangan Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat RI kami lebih optimis untuk menurunkan angka kemiskinan 2 persen pertahun.

Syaratnya kita harus bentuk kader-kedar pembgunan desa, baik terkait dengan pembunan desa, Pendidikan social terutama juga ekonomi, kami menargetkan 5 tahun kedepan akan membangun 99 desa wisata. “Bagi yang ingin membangun desa wisata silakan belajat di NTB,” ajak Sekda, saat Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Wilaysh Bali, NTB dan NTT, pelatihan masyarakat desa Tahun 2019.

Kami berharap kegiatan pelatiah ini dapat menurunkan angka kemiskinan, walaupun angka kemiskinan NTB masih diatas angka rata-rata Nasional. “Dengan internvensi Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat RI kami yakin paling tidak dapat mendekati angka kemiskian rata-rata Nasional,” tutup Bang Ros.

Rapat ini merupakan pertemuan pengambil kebijakan di 3 wilayah Provinsi NTB, Bali dan NTT. Kegiatan ini juga diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa se NTB, NTT dan Bali. Dihadiri juga oleh pendamping desa di NTB. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan