logoblog

Cari

Kerjasama Dengan YPPI Untuk Stop Eksploitasi Anak

Kerjasama Dengan YPPI Untuk Stop Eksploitasi Anak

Ridwan Syah,,Kerjasama YPII dan NTB Stop Eksploitasi Anak Kampungmedia, Mataram - Plan International adalah sebuah organisasi pembangunan dan kemanusiaan independen yang berkarya

Rupa-Rupa

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
20 Maret, 2019 20:20:53
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 4301 Kali

Kampungmedia, Mataram - Plan International adalah sebuah organisasi pembangunan dan kemanusiaan independen yang berkarya di 71 negara di seluruh dunia, yang meliputi Afrika, Amerika dan Asia untuk memajukan hak anak dan kesetaraan bagi perempuan.

Ir.Ridwan Syah,M,SC,MM,MTP. Memaparkan tentang Plan international Indonesia Yang telah bekerjasama di NTB sejak Tahun 1990, diawali di Kabupaten Lombok Timur dan menyusul di Kab. Dompu, Bima, dan Sumbawa.

Program ini bertujuan untuk mengakhiri eksploitasi seksual komersial anak. Program ini berlangsung di 11 Negara di Dunia dan 4 Provinsi di Indonesia. Bertujuan untuk mengakhiri angka Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA), melalui 4P yakni Pencegahan, Promosi, Penanganan dan Penyediaan Layanan. Lokasi project : Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat. Desa : Senteluk, Senggigi, Batu Layar Barat.

Yayasan plan international Indonesia juga mengadakan berbagai macam kegiatan di antaranya. ” Kapasitas Forum Anak Desa (FAD)

Penguatan fungsi mitigasi KPAD (Kelompok Perlindungan Anak Desa) untuk perlindungan anak desa.Kampanye kesadaran publik untuk mengakhiri eksploitasi seksual pada anak.

Penguatan KPAD untuk isu gender dan kesehatan reproduksi Pelatihan life-skill (kecakapan hidup) untuk kelompok remaja Pembentukan mekanisme proteksi anak di sekolah Pendidikan dengan teman sebaya.

Yayasan plan international Indonesia (YPII) senantiasa cepat dan tanggap dalam membantu NTB, khususnya Lombok ,bahkan sejak melakukan kajian kebutuhan cepat.

Saat itu juga YPII , walaupun dalam keadaan gempa susulan datang bahkan pada saat gempa bumi yang berkekuatan 7,0 SR. Yayasan plan international Indonesia telah membawa paket naungan sementara (shelter kit) untuk membantu warga yang terdampak gempa supaya para korban bencana bisa memiliki tempat tinggal sementara.

Lebih lanjut, Ridwan memberikan sambutan hangat kepada yayasan plan international Indonesia ,serta dukungan kepada YPII dalam penyimpanan sementara barang bantuan di gudang Bappeda provinsi NTB dan melakukan distribusi kepada warga yang terdampak gempa.

 

Baca Juga :


Bappeda dan yayasan plan international Indonesia berintegrasi untuk membantu para korban yang membutuhkan tempat tinggal darurat, ini yang membuat kami harus cepat dan cekatan dalam mengkaji dan mendistribusikan kebutuhan darurat kepada warga terdampak gempa.

Selain pendistribusian keperluan darurat , Bappeda Provinsi NTB dan yayasan plan international Indonesia senantiasa menyusun rencana- rencana pembangunan berkelanjutan yang lebih baik.

Di samping itu juga YPII memperhatikan kondisi psikososial anak – anak pasca gempa bumi dan YPII akan terus memberikan bantuan,dukungan dalam proses pemulihan, yang akan berlangsung bertahun-tahun.

Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan Indonesia saat wawancara di salah satu hotel yang ada di Mataram mengatakan Pada fase awal gempa bumi Lombok terjadi, Plan Indonesia menyadari bahwa dibutuhkan komitmen dari berbagai pihak agar Lombok dapat bangkit dan pulih kembali, melihat adanya kesenjangan di antara kebutuhan dan upaya pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak.

, Direktur Eksekutif Plan Indonesia saat wawancara di salah satu hotel yang ada di Mataram mengatakan Pada fase awal gempa bumi Lombok terjadi, Plan Indonesia menyadari bahwa dibutuhkan komitmen dari berbagai pihak agar Lombok dapat bangkit dan pulih kembali, melihat adanya kesenjangan di antara kebutuhan dan upaya pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak.

Oleh karena itu, Plan Indonesia sebagai yayasan yang berfokus pada pemenuhan hak anak dan kaum muda perempuan turut mengidentifikasian kelompok penyintas yang paling membutuhkan.

Langkah pengidentifikasian ini menjadi poin pembelajaran dan hal yang sangat penting, sehingga bantuan yang diterima oleh kelompok penerima manfaat response Plan Indonesia yang terfokus untuk anak, ibu hamil, ibu yang sedang menyusui, serta perempuan dan laki-laki dengan disabilitas bisa memenuhi kebutuhan dan tepat waktu, tutupnya.(N3G)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan