logoblog

Cari

Puluhan Barang Elektronik Meledak

Puluhan Barang Elektronik Meledak

(11/03/2019). Meteran Listrik yang terbakar sejak hari kamis sore jelang magrib milik masjid Husnul Khotimah Kampung Karang Buaya Pagutan Timur sampai

Rupa-Rupa

Kampung Media Karaya
Oleh Kampung Media Karaya
11 Maret, 2019 22:07:22
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 4046 Kali

(11/03/2019). Meteran Listrik yang terbakar sejak hari kamis sore jelang magrib milik masjid Husnul Khotimah Kampung Karang Buaya Pagutan Timur sampai hari ini belum diganti oleh pihak PLN. Terbakarnya meteran listrik ini akibat dari tegangan arus listrik yang mengarah ke meteran terlalu tinggi.

Sementara agar lampu dimasjid tetap menyala pihak masjid menggunakan jenset sampai pihak PLN mengganti meteran listrik yang terbakar. Tadi sore PLN sudah memakai sambungan strum langsung sampai menunggu meteran listrik yang baru.

Selain Meteran Listrik milik masjid terbakar, sejumlah barang elektronik milik warga khususnya di gang Armani yang sejalur dengan sambungan listriknya ikut terbakar seperti TV, Komputer, Lampu Neon dan bola lampu.

Salah seorang warga di Gang Armani Kampung Karang Buaya Ishak menuturkan kejadian terbakarnya meteran listrik milik masjid dan barang elektronik milik warga terjadi pada kamis sore menjelang magrib. Saat itu tegangan listrik naik melebihi 220 volt sehingga Meteran Listrik masjid terbakar disusul meladaknya puluhan bola lampu dirumah warga, belum lagi dua tv dan satu computer milik warga ikut terbakar.

“TV saya ini dalam keadaan mati namun kabelnya masih di cok ke listrik, kok tiba-tiba asep mengepul dari belakang tabung tv. Yaa jadi rusak gak bisa kita pada nonton tv, belum lagi ada dua bola lampu meledak disini, tadi sih ada PLN datang dan langsung mengecek sambungan kabel dan katanya ada arus tegangan tinggi yang menyebabkan Meteran listrik dan barang elektronik terbakar”. Akui Ishak sambal menunjuk belakang tvnya yang hangus terbakar.

Sementara salah seorang ibu rumah tangga, sambil menunjuk bola lampu yang meledak, Nunu menuturkan,saat itu sekitar pukul 6 sore tegangan listrik turun, trus tiba-tiba naik saat itulah 7 bola lampu meledak dirumahnya, sehingga mau tidak mau untuk sementara harus menggunakan lampu charger.

 

Baca Juga :


Begitu juga dengan Asep, computer miliknya yang biasa dipakai untuk mengedit video dan photo harus ikut jadi korban, power suplay kompternya hangus terbakar.

“saat itu, turun tegangan, kipas angin muternya pelan, trus tiba-tiba jadi kenceng, suara kompter mendengung keras , langsung meledak dan keluar asap”. Tutur Asep

TV yang terbakar, selain dirumah Ishak ada satu unit tv juga terbakar di rumah Ahmad Lazim, sedangkan Bola Lampu yang terbakar, ada juga di rumah warga yang lain seperti di rumah Heri 2 Bola Lampu, Anam sebanyak 5 bola lampu dan beberapa dirumah warga lainnya sehingga diperkirakan bola lampu yang terbakar mencapai puluhan.

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan