logoblog

Cari

Pasca Diterpa Ombak, Pantai Poto Batu Akan Ditata

Pasca Diterpa Ombak, Pantai Poto Batu Akan Ditata

Sumbawa Barat. Diskominfo - Pasca terjadinya angin kencang dan ombak besar di pantai Poto Batu pada Kamis (24/1/2019) Sore yang mengakibatkan

Rupa-Rupa

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
25 Januari, 2019 12:49:25
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 2686 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Pasca terjadinya angin kencang dan ombak besar di pantai Poto Batu pada Kamis (24/1/2019) Sore yang mengakibatkan rusaknya beberapa sarana pariwisata di pantai tersebut, Pemerintah Daerah melalui dinas Pariwisata dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk bersama-sama membersihkan puing-puing bangunan yang sudah hancur, Jumat (25/1).

Kepala Dinas Pariwisata, IGB Sumbawanto mengatakan ini terjadi karena cuaca yang kurang baik, sehingga ombaknya sampai menghantam dan merusak sarana pariwisata yang ada di pantai Poto Batu, Sumbawanto juga berharap dengan hadirnya  Ratusan ASN di sini kita bisa sama-sama peduli terhadap pariwisata di KSB.

“Total kerugian dari bencana ini sekitar Rp150 juta, dan ke depannya kami sudah mengajukan Detailed Engineering Design (DED) ini ke Provinsi dan Pusat, kami sudah memiliki gambar desain penataan pantai ini sehingga tahun depan bisa direalisasikan penataannya yang lebih baik.” Ungkap Sumbawanto.

Agar pantai Poto Batu menjadi salah satu pilihan pariwisata masyarakat, Sumbawanto telah menghimbau kepada pihak desa agar tidak membangun lapak-lapak yang tidak sesuai dengan desain nantinya.

Untuk promosi wisata, tambah Sumbawanto, khusus di pantai Poto Batu sementara belum dilakukan karena pada tahun ini Pemda akan fokus pada danau Lebo dan Mantar, “kalau kita tata semua destinasi ini anggarannya tidak cukup, mohon kesabaran sementara kita fokus dulu di Lebo untuk tahun ini dan nanti tahun depan kita akan menata pantai ini lebih bagus lagi karena ini salah satu pariwisata terdekat dengan kota Taliwang.” Kata Sumbawanto.

Terlihat para ASN dibantu oleh TNI dan Polri menggali dan membuka jalan keluar air di muara sungai yang menuju pantai, pasca ombak besar muara sunga tertutup gundukan pasir, jika dibiarkan air sungai tidak mengalir ke pantai maka air sungai yang meluap akibat intensitas hujan akan memicu terjadinya banjir.

 

Baca Juga :


Puluhan ASN, TNI dan Polri juga mengangkat dua berugak yang terbawa ombak hingga ke pantai, berugak tersebut diangkat kembali ke tempat semula. Ikut hadir pada gotong royong tersebut beberapa kepala OPD.

Salah satu pemilik cafe yang ada di pantai Poto Batu, Tonyman Al Kasyim mengungkapkan bahwa pada saat kejadian itu anginnya sangat kencang disertai ombak yang besar. “Anginnya sangat kencang sampai banyak ranting pohon yang patah, sebagian ada pohon tumbang di jalan.” Ungkapnya.

Tonyman yang biasa dipanggil Tonjes berharap kepada pemerintah untuk segera menata ulang dan menambah sarana dan prasarana penunjang pariwisata ini sehingga para pengunjung betah datang ke pantai Poto Batu. (Feryal/tifa/rangga)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan