logoblog

Cari

Tutup Iklan

Madu Trigona HHBK Unggulan Yang Akan Dikembangkan

Madu Trigona HHBK Unggulan Yang Akan Dikembangkan

NTB memiliki beragam jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), salah satunya adalah madu. Madu juga menjadi produk unggulan daerah yang memiliki

Rupa-Rupa

Lulu walmarjan
Oleh Lulu walmarjan
23 Oktober, 2018 12:39:12
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 2805 Kali

NTB memiliki beragam jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), salah satunya adalah madu. Madu juga menjadi produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. 

Jenis madu yang saat ini menjadi primadona untuk dikembangkan adalah madu Trigona sp. Madu ini berasal dari lebah jenis Trigona sp berukuran kecil menyerupai lalat yang dapat menghasilkan madu dan propolis. Lebah madu ini berbeda dengan lebah lainnya, tidak menyengat bahkan sangat mudah untuk di budidayakan. Untuk mempertahankan diri, lebah ini memproduksi propolis, yang juga bernilai ekonomi. 

Beberapa kemudahan budidaya Trigona sp dibanding lebah lainnya antara lain: tidak perlu dipelihara, tidak perlu digembala, tidak perlu peralatan khusus, tidak perlu takut disengat, kemudahan pengembangan koloni, produktivitas propolis lebih tinggi, tahan hama penyakit dan bisa panen sepanjang waktu.

Lebah madu trigona sp inilah yang menjadi komoditi unggulan yang akan dikembangkan pemerintah provinsi NTB menggandeng para akademisi, peneliti, dan para pembudidaya madu agar bisa menghasilkan produk madu yang berkualitas dengan berbagai jenis sari tanaman yang akan di uji coba.

"Kami sudah mencoba beberapa teknik pengembangan madu ini, bahkan sudah melakukan uji coba juga,"terang Dr. Ir. Irwan Efendi akademisi Universitas Mataram dalam kegiatan rapat koordinasi sinergitas pengembangan HHBK cluster madu yang berlangsung di kantor Bappeda NTB, Senin ( 23/10).

 

Baca Juga :


Irwan menambahkan, untuk teknik panen dari madu Trigona sp ini tergolong masih manual. Karena masih menggunakan peralatan tradisional yang sebagian besarnya dibuat sendiri." Teknik panen masih manual, tapi kami sudah memiliki alat yang bisa untuk memanen, yang tidak perlu menggunakan tangan. Jika ada produk lain yang bisa dikembangkan nanti kita kembangkan," ungkapnya. 

Pengembangan madu ini baru dilakukan di kabupaten Lombok Utara. Keberagaman dari nectar bunga dan vegetasi pohon yang terdapat dihutan merupakan makanan kesukaan lebah Trigona, dengan keberagaman biofavonoid terbanyak, sehingga sangat berkhasiat untuk kebugaran dan menjaga stamina tubuh. (Luk-tim media).

sumber foto: google



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan