logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mari Menjadi Relawan Informasi

Mari Menjadi Relawan Informasi

"Kita mungkin tidak punya cukup uang untuk menyumbang, tenaga untuk membantu, tetapi kita hanya mampu menulis dan mengabarkan hal baik, menjadi

Rupa-Rupa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
22 Oktober, 2018 19:52:19
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 1853 Kali

"Kita mungkin tidak punya cukup uang untuk menyumbang, tenaga untuk membantu, tetapi kita hanya mampu menulis dan mengabarkan hal baik, menjadi relawan kata-kata atau menjadi relawan informasi,".

Ungkapan motivasi ini disampaikan oleh Sekertaris Dinas Kominfotik NTB  Fairuz Abadi mewakili Kadis, saat membuka acara Kegiatan Peningkatan SDM KIM ( Kelompok Informasi Masyarakat) dengan tema Pelatihan Pasar Kampung Online, Senin (22/10)  di Lombok Timur.

Menurut Fairuz, di era milineal yang yang serba digitalisasi kita sudah dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat di masyakat.

Berkembangnya teknologi informasi di dukung juga dengan fasilitas pendukungnya. Saat ini kebutuhan informasi dan alatnya seperti hanphone maupun komputer berkembang terus.

"Informasi menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini, karena dengan informasi yang kita dapatkan seperti berita ataupun informasi lainnya kita cepat tahu perkembangan dunia,"jelas Sekdis Kominfotik.

Sehingga daya dukung perkembangan teknologi informasi harus disiapkan SDM yang mampu menjawab tantangan itu. Sehingga perkembangan informasi dapat dimanfaatkan untuk kemajuan masyarakat dan bangsa.

"Beredarnya informasi begitu cepat. Maka sebagai SDM yang terlatih marih kita manfaatkan informasi untuk mengabarkan hal-hal yang baik dan bermanfaat untuk kita,"jelas Fairuz.

Kampung Media yang menjadi pelopor informasi dari masyarakat bawah ke pemerintah, yang mengabarkan hal-hal baik dari kampung kini terus berkembang dimanfaatkan untuk menjual potensi daerah atau kampungnya.

"Bagi saya fase bertutur menjadi budaya menulis yang menjadi roh anak-anak kampung media sudah selesai, sehingga tahap selanjutnya yang dilakukan oleh pemerintah adalah mendorong masyarakat meningkatkan ekonomi kreatif lewat pasar kampung online," ungkap orang nomor 2 di Diskominfotik NTB ini.

Warga kampung media sebutan untuk relawan informasi kampung media ini terus didorong untuk berkembang ke arah peningkatan ekonomi kreatif. Kampung Media menjadi jembatan yang menfasilitasi ke arah itu.

Namun budaya menulis yang biasa dilakukan oleh warga kampung media jangan berhenti untuk tetap menulis dan mengabarkan hal-hal baik yang berasal dari kampung, dusun dan desanya.

 

Baca Juga :


Pria yang biasa dikenal Abu Macel ini mengajak Kelompok Informasi masyarakat untuk tetap terus mengabarkan informasi yang bermanfaat meski satu kalimat.

"Kita gemar menulis, ya tetap menulis sehingga kalau kita tidak mampu berbuat atau punya uang untuk membantu orang lain, minimal lewat menulis dan menjadi relawan kata-kata untuk masyakat," ajak Fairuz.

Kampung Media yang merupakan KIM Digital sedang terus berupaya untuk menuju fase tentang pengembangan ekonomi kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh warga kampung untuk menjual hasil produk atau karyanya.

"Kita sosialisasikan dan kawal program ini dibawah pemerintahan Dr. Zulkieflimansyah-Hj. Rohmi untuk dijadikan sebuah program yang dapat meningkatkan daya jual masyarakat sehingga  ekonomi masyarakat semakin berkembang," kata Sekdis Kominfotik ini.

 

Penggagas Kampung Media ini mengajak KIM untuk bijak memanfaatkan sosial media untuk mengabarkan  informasi yang baik dan berguna. Stop menyampaikan dan menyebarkan informasi yang tidak benar.

 

Dihadapan Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur Drs. H. Ridhatul  Yasa Sutaryadi, Kabid,  KIM dan Kampung Media, Fairuz mengingatkan untuk hati-hati menggunakan dan memanfaatkan media sosial dalam penyebaran informasi. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan