logoblog

Cari

Tutup Iklan

Maktal Coffee Bar, Penyaluran “Hawa Nafsu” Kopi Maniak

Maktal Coffee Bar, Penyaluran “Hawa Nafsu” Kopi Maniak

Saat ini, ngopi dan nongkrong di tempat ngopi sudah menjadi kebutuhan. Terutama masyarakat urban yang menghuni kota kota besar. Tempat ngopi,bias

Rupa-Rupa

KM. Abiantubuh
Oleh KM. Abiantubuh
07 Oktober, 2018 21:41:53
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 9707 Kali

Saat ini, ngopi dan nongkrong di tempat ngopi sudah menjadi kebutuhan. Terutama masyarakat urban yang menghuni kota kota besar. Tempat ngopi,bias menjadi tempat diskusi ringan, atau sekadar melepas lelah sepulang kerja. Di Kota Mataram, tempat ngopi bak jamur di musim penghujan. Buanyak banget. Sebagai penyuka kopi yang masih pemula, maksud saya pemula adalah belum maniak kayak beberapa teman yang sudah hafal betul nama dan aroma setiap jenis kopi, saya kerap mencoba beberapa tempat ngopi. Terutama saat pergi ke kota-kota lain di Indonesia. Tapi itu akan saya ceritakan nanti. Kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang salah satu tempat ngopi yang nyaman banget di Mataram. Namanya adalah Maktal Coffee Bar. Tempat ngopi yang satu ini saya rekomendasikan untuk anda yang sedang berada di kawasan Cakranegara, kota Mataram. Tempatnya persis berada di jalan Maktal. Mungkin pemilik Coffe Bar ini memberi nama Maktal Coffe Bar karena memang lokasinya berada di jalan Maktal.

Oke saya ingin mengemukakan beberapa alasan kenapa Maktal Coffee Bar layak dipilih sebagai tempat untuk menyelesaikan pekerjaan, mengembalikan mood bekerja, menyalurkan “hawa nafsu” kopi maniak, ketemu teman atau relasi bisnis, rapat bisnis, mencari Ilham, pacaran, bagi uang, atau sekedar memulai rencana jahat tipis-tipis (wakakaka). Pertama, soal menu saya kira di tempat ini, pajangan berbagai jenis kopi akan memuaskan hawa nafsu ngopi para kopi maniak. Lihat saja di depan barista berderet sampel kopi seperti kopi Java Ijen, Robusta Lampung, Sembalun Sajang, Gayo Sintang, dan bermacam kopi local asli Indonesia yang tidak perlu saya sebut satu persatu. Intinya banyak pilihan. Tentu seperti layaknya coffe bar, di Maktal Coffe juga menyediakan kopi yang diolah menjadi Coffe latte, Cappuccino, Americano, dan lain-lain yang bisa dipilih sesuai mood dan selera. Saya sendiri kerap memilih kopi hitam tanpa gula, atau Americano, bagi penyuka kopi pemula seperti saya, kopi jenis ini sangat tepat dan kuat diajak begadang. Lho kok begadang larinya. Selain kopi Coffe bar ini juga sedia makanan seperti Nasi Rawon, Curry Fried Rice, Bistik ala Hongkong, dan Nasi Putih (ini bagi yang suka nasi putih saat puasa mutih kayaknya). Di belakang barista ada papan tulis dengan tulisan dari kapur memajang menu bertuliksan vetnamese coffee 20 k, coffee mocca 29k, espresso 18k, Cappucino 25k. “Penampakan” jelas ini sudah jelas bercerita tentang jenis dan harga kopi. Harga segitu bagi penyuka kopi tentu sangat bersaing. Dan jangan lupa, makanan dan minuman di Coffe Bar ini, sudah memiliki sertifikasi halal, sperti yang terpampang di pintu kaca ruang utamanya. Kedua, soal lokasi. Maktal Coffee Bar ini berada di pusat kota Cakranegara. Jadi gampang di jangkau. Tinggal klik google map, ketik Maktal Coffe Bar maka ketemulah tempat ngopi yang direkomadasikan oleh trip advisor ini. Lokasinya dekat dengan rumah sakit swasta, rumah makan, sekolah dan fasilitas umum lainnya. Jl. Maktal, Cilinaya, Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83239 C46C+WW Mataram, Mataram City, West Nusa Tenggara (0370) 6130624. Ini alamat lengkap Maktal Coffe yang saya copas dari Google map. Ketiga perkara fasilitas. Cofee Bar ini menyatu dengan hotel Maktal. Ada tiga ruangan utama yang bisa dijadikan pilihan tempat. Yang persis menyatu dengan barista adalah ruang utama yang ber-AC, maksud saya ada pendingin ruangannya. Di belakangnya ada ruangan lagi yang mirip restoran, persis berada depan resepsionis hotel. Dan ruangan paling luar, itu memakai kipas angin. Ruangan paling luar ini terbuka dan berhadapan langsung dengan jalarn raya. Tempat ini sangat nyaman bagi penyuka kopi yang perokok. Ada banyak meja dan kursi yang disediakan di sini. Saya suka meja kursi kayu di sudut utaranya. Antik dan natural. Saya piker itu saja dulu soal kopi Maktal. Saya dan teman teman menyebutnya Maktal saja. Kalo sudah nyebut ketemu di Maktal maka maksudnya Maktal Coffe Bar. Salam Kopi maniak. Eh aku lupa, kalo mau pipis ada tempat pipisnya juga di belakang, persis di bawah tangga. Lumayan bersih. Udah itu aja.

 

 

Baca Juga :


 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan